3 Polisi Cianjur yang Dibakar Dirujuk ke RS Pertamina Jakarta dan RSHS Bandung

0
22

Anggota Polres Cianjur Aiptu Erwin Yudha Wildani yang mengalami luka bakar paling parah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina dari Rumah Sakit Polri Said Sukanto Kramat Jati untuk penanganan lebih intensif. Saat dibawa ke Rumah Sakit Sayang Cianjur setelah peristiwa penyiraman bensin, dokter menyatakan tidak dapat menangani sehingga dirujuk ke RS Polri.

“Dari hasil observasi tadi malam sampai pagi hari, kondisinya masih dalam rangka pemulihan. Pagi hari ini dirujuk lagi ke RS Pusat Pertamina untuk ditangani secara lebih intensif,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/8).

Dia menuturkan kondisi Aiptu Erwin yang mengalami luka bakar di atas 50 persen itu masih belum stabil sehingga memerlukan penanganan lebih serius.

Sementara untuk tiga korban lainnya, yakni Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon ditangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dengan kondisi stabil serta Bripda Anif Endaryanto Pratama ditangani di RS Polri Sartika Asih Bandung juga dalam kondisi stabil.

Sementara itu, Kepala Instalasi Gawat Darurat RSHS dr Doddy Tavianto mengatakan bahwa Bripda Yudi Muslim dan Bripda Simbolon masuk RSHS pada Kamis (15/8) sekitar jam 22.00 WIB.

“Tadi malam memang kami menerima dua orang pasien rujukan RSUD Cianjur dengan diagnosa luka bakar,” katanya

Menurut dia, berdasarkan hasil diagnosa persentase luka bakar kedua polisi antara 6,5 hingga 13 persen. Keduanya mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, badan bagian belakang, dan dua tangan.

Kondisi dua anggota Polri tersebut, ia menjelaskan, sudah berangsur membaik pada Jumat (16/8) pagi.

“Sekarang membaik, mereka sudah bisa makan, bisa minum dan bisa berkomunikasi, mudah-mudahan ke depannya juga baik,” kata dia.

“Memang sekarang dirawat di ruang semi intensif, tapi insyaAllah dalam satu atau dua hari ini kita bisa pindahkan ke ruang biasa,” ia menambahkan.

Beberapa anggota Polres Cianjur mengalami luka bakar saat berusaha mengamankan ban bekas yang dibakar mahasiswa dalam unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cianjur pada Kamis (15/8).

Unjuk rasa damai gabungan aliansi mahasiswa se-Cianjur yang memprotes kinerja Pelaksana Tugas Bupati Cianjur Herman Suherman itu berujung dengan pembakaran ban bekas.

Aparat kepolisian yang sejak pagi mengawal aksi kemudian berusaha menghalangi pembakaran ban bekas dan memadamkan ban bekas yang mulai menyala. Dalam upaya itu, beberapa polisi terkena percikan bensin dan tersambar api. 

Sumber : Merdeka.com