Friday, September 24, 2021
Home Nasional Ancaman Perang Asimetris di Depan Mata

Ancaman Perang Asimetris di Depan Mata

Perang asimetris perlu diwaspadai oleh segenap komponen bangsa Indonesia. Perang asimetris tidak menampilkan perang yang mengandalkan senjata dan alat tempur militer. Perang asimetris merupakan suatu model peperangan yang dikembangkan dari cara berpikir yang tidak lazim, dan di luar aturan peperangan yang berlaku, dengan spektrum perang yang sangat luas dan mencakup aspek-aspek geografi, demografi, dan sumber daya alam (SDA) serta ideologi.

Dalam perang asimetris, salah satu pihak bisa hanya terdiri dari satu orang yang bahkan berada jauh dari wilayah sengketa.

“Perang asimetris di Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1998 dengan adanya aksi mahasiswa tahun 1998. Ada infrastruktur opini melalui media sosial,” kata Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi dalam diskusi ‘Menangkal Perang Asimetris dan Upaya Penguatan Idiologi Pancasila’ yang diselenggarakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Bobby melanjutkan, kepentingan pelaku perang asimetris di Indonesia dikarenakan NKRI yang memiliki posisi strategis sebagai pemasok bahan mentah bagi negara industri maju. Artinya, kata Bobby, Indonesia dijadikan sebagai pasar bagi barang-barang jadi yang dihasilkan oleh negara industri maju. Selain itu, Indonesia juga memegang peranan penting sebagai pasar untuk memutar ulang kelebihan kapital yang diakumulasi oleh negara-negara maju.

“Indonesia adalah korban perang asimetris sehingga perlu adanya kebijakan-kebijakan yang fokus untuk menanggulangi hal tersebut,” ungkapnya.

Menurut Bobby, Indonesia dapat menangkal bahaya perang asimetris itu. Sebab, Indonesia memiliki empat pilar negara; Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

 

 

Sumber : Ancaman Perang Asimetris di Depan Mata
Ancaman Perang Asimetris di Depan Mata
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments