Tuesday, August 3, 2021
Home Nasional Anggota Polri gugur di Mako Brimob, Polda Jatim kibarkan bendera setengah tiang

Anggota Polri gugur di Mako Brimob, Polda Jatim kibarkan bendera setengah tiang

Saat ini, Kepolisian Republik Indonesia berduka atas gugurnya lima anggota dalam menjalankan tugas di rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam kemarin.

Pertama Ipda Yudi Rospuji Siswanto, atas jasanya pangkat jabatannya naik satu tingkat yakni Iptu Luar Biasa Anumerta, kedua Brigadir Kepala Polisi Denny Setiadi naik satu ke Aipda Luar Biasa Anumerta.

Ketiga, Brigadir Satu ke Brigadir Polisi Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho. Selanjutnya Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, sebelumnya berpangkat Bripda.
Untuk yang terakhir Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas, sebelumnya dia berpangkat Bripda.

Atas jasanya tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan di seluruh jajaran Polri wilayah Polda, Polres dan Polsek supaya mengibarkan bendera Merah Puti setengah tiang.

“Instruksi ini langsung dari Kapolri, mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang mulai hari ini, tanggal 10 Mei hingga 18 Mei. Karena Polri sedang berduka atas gugurnya lima anggota Densus 88,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (10/5).

Atas instruksi tersebut, Mapolda Jawa Timur langsung mengibarkan bendera setengah tiang. Serta meneruskan instruksi Kapolri tersebut ke seluruh jajaran Polres dan Polsek di Jawa Timur.

Selain itu, Jumat (11/5) besok, juga digelar salat ghoib dan doa bersama, seusai menjalankan ibadah Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda area Mapolda Jawa Timur, mendoakan lima anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Bagi kami, mereka pahlawan yang telah menjaga keutuhan NKRI,” tutup Frans.

Doa bersama

Doa bersama di Surabaya 2018 Merdeka.com/Bruriy Susanto

Masyarakat Kota Surabaya juga ikut berduka, atas gugurnya lima anggota Polri di rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Mereka menggelar aksi simpatik, dengan menyalakan lilin serta menggelar doa, ditujukan untuk lima anggota Polri, di Monumen Polri perempatan Jalan Polisi Istimewa.

Disamping itu, sebagai bentuk berduka cita atas meninggalnya anggota Polri, warga ini juga memberikan sebuah piagam dengan gambar logo Polri serta pita hitam bertuliskan ‘Kami Bersama Polri’.

Warga yang melakukan aksi ini juga mengutuk keras terhadap para teroris. Dari situ, saat menggelar doa bersama, warga yang ikut melakukan aksi simpatik duka cita ini, saat doa bersama juga dihadiri dari berbagai seniman, budayawan, polri juga berbagai agama.

“Kami minta teroris itu mendapatkan hukuman setimpal. Karena apa yang dilakukannya itu suatu tindakan tidak pantas, memberikan perlawawan, membuat kerusuhan di dalam hingga menyebabkan lima anggota polri meninggal,” kata Kusnan salah satu warga Surabaya yang ikut amsi bakar lilin dan doa bersama, Kamis (10/5) malam.

Secara terpisah, salah satu anggota Polri dari Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar menyampaikan berterima kasih kepada masyarakat Surabaya yang memberikan suport. Dengan memberikan doa bersama atas gugurnya lima anggota polri.

“Kami, juga saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih pada masyarakat Kota Surabaya mendoakan saudara kami yang gugur dalam menjalankan tugas,” katanya. [fik]

 

 

 

Sumber : merdeka.com

Most Popular

Recent Comments