Aroma Durian Bikin Pengunjung Perpustakaan di Canberra Dievakuasi

0
103

Para pengunjung di perpustakaan University of Canberra, Australia, pekan lalu harus dievakuasi total lantaran tercium aroma buah durian.

Tim pemadam kebakaran dan penyelamat di Canberra Jumat lalu menanggapi seruan “aroma gas yang kuat” di dalam perpustakaan universitas.

Perpustakaan dievakuasi, dan layanan darurat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa kru bahan berbahaya sedang menyisir bangunan dan melakukan “pemantauan atmosfer”.

Dalam satu jam, sumber bau busuk telah ditemukan.

“Petugas pemadam kebakaran telah menyelesaikan pencarian bangunan dan menemukan sumber bau,” bunyi pernyataan bijaksana dari departemen layanan darurat Canberra, seperti dilansir The Guardian, Senin (13/5).

“Perpustakaan sekarang sedang dihuni kembali dan pengelolaan bangunan telah diserahkan kembali kepada staf Universitas,” lanjut pernyataan itu.

Pihak layanan darurat tidak merinci jenis sumber bau. Namun, seorang staf perpustakaan akhirnya mengungkap biang keladi aroma: buah durian.

Pernah disebut “raja buah” oleh naturalis Inggris abad ke-19 Alfred Russel Wallace, durian Malaysia dipuja karena rasanya yang manis sekaligus gurih dan menikmati popularitas yang populer di Asia Timur dan Tenggara.

Tapi baunya yang sangat menyengat –dan seringkali dicerca– menjadikan buah itu sering dilarang dari hotel dan angkutan umum di seluruh Asia dan beberapa wilayah dunia.

Ini adalah kedua kalinya dalam lebih dari setahun bahwa durian telah menyebabkan evakuasi massal perpustakaan universitas di Australia.

 

 

Sumber : Merdeka.com