Friday, January 28, 2022
Home Nasional Barang mewah hingga duit ratusan juta ditemukan saat razia di Lapas Sukamisikin

Barang mewah hingga duit ratusan juta ditemukan saat razia di Lapas Sukamisikin

Ratusan petugas melakukan razia seluruh kamar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Minggu (22/7) malam. Hasilnya, ditemukan berbagai barang elektronik hingga uang tunai ratusan juta rupiah.

Dari pantauan, para petugas melakukan razia memamerkan temuan di depan pintu masuk Lapas. Terlihat sejumlah kulkas, gas LPG 3 Kg hingga 12 Kg, alat pembuat kopi dan dispenser.

Ada pula barang elektronik lain seperti ponsel pintar, perkakas seperti gergaji dan palu. Lalu ada rice cooker, tv, AC, dan uang ratusan juta rupiah.

Hasil sidak Lapas Cipinang 2018 Merdeka.com

Dirjen Pas Kemenkumham RI, Sri Puguh Budi Utami mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari normalisasi Operasi Tangkap Tangan KPK beberapa hari lalu di Lapas Sukamisikin.

Dia mengatakan, penyisiran dilakukan terhadap 444 napi korupsi dan 522 kamar. Namun, ada kamar yang tidak bisa dilakukan monitoring ke dalam kamar terkait lokasi tangkap tangan dari KPK.

“Tadi kondusif. Hal yang tidak boleh di dalam kamar dikeluarkan. Mereka (napi korupsi) memahami apa yang seharusnya dijalankan berdasarkan standar yang harus ada di msing kamar,” ujar Sri.

Sri memaklumi beberapa barang yang ada di dalam kamar, seperti dispenser. Ia berkilah hal itu sebagai pemenuhan kebutuhan pokok manusia. Terlebih, ketersediaan dispenser pun berlaku di Lapas negara lain.

“Kalau TV dikeluarkan. Mereka kalau mau menonton harus di ruang publik. Kipas angin dibiarkan. Karena, Kondisi ruangan yang sempit. Ini juga kan bangunan lama,” terangnya.

Untuk total temuan uang tunai, mereka menyit Rp 102 juta. Uang tersebut biasa digunakan para napi jajan di koperasi. Hanya saja, terkait rincian total barang masih dalam pendataan.

“Total uang Rp 102 juta dari seluruh kamar. Harusnya tidak boleh ada perputaran uang. Harus dititipkan di register D,” ucapnya. “Biasanya uang digunakan membeli makanan, snack atau rokok di koperasi,” tambah dia. [gil]

 

 

Sumber :

Most Popular

Recent Comments