Baranusa: Erick Hentikan Polemik Pembagian Kursi Komisaris, Rangkap Jabatan atau Lebih Baik Mundur

0
34

Menteri BUMN Erick Thohir

Harmoni Media — Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) mendesak Menteri BUMN Erick Thohir segera mengambil sikap menghentikan polemik terkait dugaan pembagian jatah kursi komisaris dan direksi di tubuh perusahaan-perusahaan milik negara. Baranusa juga mendesak Erick menghentikan praktik rangkap jabatan dalam jajaran komisaris di BUMN karena bertabrakan dengan undang-undang yang berlaku

“Mendesak Erick Thohir selaku Menteri BUMN segera menghentikan kegaduhan-kegaduhan yang terjadi akibat pembagian jatah kursi komisaris dan direksi di BUMN,” ujar Ketua Umum Baranusa Adi Kurniawan di Jakarta, Senin (27/7).

Menurut Adi, kegaduhan yang mengemuka sangat tidak pantas dipertontonkan kepada publik. Karena membuat para sukarelawan Jokowi kecewa dan melukai hati masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Seharusnya Erick Thohir menjadi contoh yang baik sebagai pimpinan yang dipercaya mengelola lembaga strategis bidang ekonomi itu. Apalagi dia sendiri menggembar-gemborkan masalah akhlak. Rakyat sedang susah mikir dong,” kata Adi.

Adi lebih lanjut mengatakan, jika memang Erick loyal pada presiden, seharusnya tidak menciptakan kegaduhan.

“Daripada gaduh terus dan menjadi beban bagi presiden mending mundur,” ucapnya.

Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu sebelumnya memperkirakan 6.200 kursi komisaris dan direksi BUMN adalah titipan. Karena tidak jelas proses perekrutannya selama ini.

Untuk diketahui, Baranusa merupakan salah satu organ relawan pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019 lalu. (Red)