Friday, January 28, 2022
Home Nasional Beda dengan Jokowi, Sandiaga Sebut Politikus 'Kompor' Itu Positif

Beda dengan Jokowi, Sandiaga Sebut Politikus ‘Kompor’ Itu Positif

Menjelang pemilu, Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan berita bohong yang cenderung memprovokasi.

Jokowi menyebut para politikuslah yang kerap membuat suasana tahun politik semakin panas dengan pernyataan-pernyataannya.

Pernyataan Jokowi tersebut ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno.

Menurut Sandi, politikus yang menjadi tukang kompor memang diperlukan.

“Kita tanggapi dengan positif, ya, bahwa kompor itu diperlukan, bahwa kalau kita melakukan kritik yang membangun. Dan Gerindra itu sangat positif mengkritik. Kita berikan kritik juga solusi,” kata Sandiaga di Perpusatakaan Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (15/7).

Sandi lalu mencontohkan kritikan soal ekonomi yang disampaikan oleh Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

“Masalah ekonomi ini Pak Prabowo menyampaikan seruan kepada seluruh komponen bangsa bahwa ekonomi kita dalam situasi mengkhawatirkan. Lapangan kerja susah didapat, ekonomi stagnan, rupiahnya melemah, akhirnya ada inflasi yang diakibatkan oleh dolar yang meningkat. Kita sudah melihat nanti inflasi ikut-ikutan dari cabai dan komunitas yang lain,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun melontarkan kritik, Gerindra selalu memberikan solusi.

Misalnya, masalah lapangan pekerjaan dipecahkan dengan OK OCE.

“Saya langsung bergerak berbicara dengan Pak Menteri Pertanian. Pak Menteri Pertanian bilang, ‘Pak Sandi apa programnya, kita dukung’,” ujarnya.

“Kita sudah lihat, terbukti di Jakarta lapangan kerjanya sudah tercipta, biaya hidupnya sudah terjangkau. Kita ingin seluruh Indonesia akan merasakan semangat itu, merasakan wujud realisasi dari program itu,” imbuhnya.

Sandiaga menilai, politikus kompor bukanlah sesuatu yang negatif. Menurutnya, hal itu merupakan dinamika demokrasi.

“Nah ini adalah sebuah dinamika yang menurut saya sangat sehat di politik kita di mana kompor itu diikuti dengan panci dan panci diikuti lauk-lauk dan makanan yang akhirnya bisa dimakan bersama. Itu menurut saya yang diinginkan oleh Pak Jokowi dan kami juga sangat melihat ini sebagai suatu inovasi, terobosan dan demokrasi baru seperti dikutip di buku tadi, fokus ke depan ekonomi,” terangnya.

Ia juga tidak merasa bahwa pernyataan Jokowi tersebut ditujukan ke Gerindra.

“Saya nggak merasa tersinggung. Saya justru merasa termotivasi dan terima kasih Pak Presiden menyampaikan itu dan ini mengajarkan teman-teman kita di Gerindra untuk berkomentar secara konstruktif,” tutur Sandiaga.

“Kita sudah lihat, terbukti di Jakarta lapangan kerjanya sudah tercipta, biaya hidupnya sudah terjangkau. Kita ingin seluruh Indonesia akan merasakan semangat itu, merasakan wujud realisasi dari program itu,” imbuhnya.

Sandiaga menilai, politikus kompor bukanlah sesuatu yang negatif. Menurutnya, hal itu merupakan dinamika demokrasi.

“Nah ini adalah sebuah dinamika yang menurut saya sangat sehat di politik kita di mana kompor itu diikuti dengan panci dan panci diikuti lauk-lauk dan makanan yang akhirnya bisa dimakan bersama. Itu menurut saya yang diinginkan oleh Pak Jokowi dan kami juga sangat melihat ini sebagai suatu inovasi, terobosan dan demokrasi baru seperti dikutip di buku tadi, fokus ke depan ekonomi,” terangnya.

Ia juga tidak merasa bahwa pernyataan Jokowi tersebut ditujukan ke Gerindra.

“Saya nggak merasa tersinggung. Saya justru merasa termotivasi dan terima kasih Pak Presiden menyampaikan itu dan ini mengajarkan teman-teman kita di Gerindra untuk berkomentar secara konstruktif,” tutur Sandiaga.

 

Sumber : Beda dengan Jokowi, Sandiaga Sebut Politikus ‘Kompor’ Itu Positif
Beda dengan Jokowi, Sandiaga Sebut Politikus ‘Kompor’ Itu Positif
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments