Tuesday, November 30, 2021
Home DKI Jakarta Berakhir Hari ini, Diperpanjang atau Tidak?  Epidemiolog: Level PPKM Tak Diturunkan

Berakhir Hari ini, Diperpanjang atau Tidak?  Epidemiolog: Level PPKM Tak Diturunkan

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman. (istimewa).

Harmonimedia – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diterapkan di sejumlah kabupaten/kota sejak 3 Agustus 2021, akan berakhir masa penerapannya hari ini, 9 Agustus 2021.

PPKM Level 4 diterapkan setelah PPKM Darurat diberlakukan pada 3-20 Juli 2021. PPKM Level 4 sudah 2 kali diperpanjang. Pertama, periode 26 Juli – 2 Agustus 2021. Kedua, periode 3-9 Agustus 2021.

Perpanjangan PPKM Level 4 yang kedua, diterapkan untuk memastikan kondisi benar-benar terkendali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4 yang kedua, mengklaim kondisi penanganan pandemi secara nasional sudah membaik. Namun, hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan keputusan resmi, apakah PPKM dilanjutkan atau tidak.

“Baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR (tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit),” ucap Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 2 Agustus 2021.

Sementara itu, Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyebut PPKM level 4 di Jawa-Bali belum bisa diturunkan. Dia menyebut perlu dicermati lagi pergerakan kasus virus Corona (COVID-19) di Jawa-Bali dalam satu atau dua minggu ke depan.

“Seminggu ke depan masih bertahan dulu. Kita lihat seminggu lagi. Kita beri waktu relaksasi di faskes, dan lihat minggu depan dengan penguatan 3T, 5M, dan vaksinasi di seluruh wilayah,” kata Dicky, dikutip hari ini Senin  (9/8).

Bagi Dicky, belum bisa ditentukan apakah di Jawa dan Bali sedang ada tren kasus menurun atau tidak. Sebab, masih ada  positivity rate yang masih tinggi.

“Selama PPKM ini, masih jauh sekali dari target (positivity rate) di bawah 10 persen, apalagi 5 persen. Ini menunjukkan laju penularan di komunitas sangat tinggi,” katanya.

Masalah testing dan tracing, pemerintah dinilai belum maksimal. Menurut Dicky, bila ada 30 ribu kasus dalam sehari, pemerintah harus melakukan testing 600 ribu kali.

“Ini belum pernah kita lakukan,” kata Dicky.

Evaluasi Pemerintah Tentukan Nasib PPKM

Pemerintah mengevaluasi sejumlah aspek mulai dari laju penularan COVID-19 hingga kondisi masyarakat. Selain itu, kondisi sosial ekonomi masyarakat juga menjadi indikator penting dalam diperpanjang tidaknya PPKM level 4.

“Memang tren angka kasus di Jawa Bali terus menunjukkan penurunan. Jumlah tes meningkat dan positivity rate menurun, menunjukkan peningkatan testing dan tracing sudah terjadi. Harapannya momentum tetap dipertahankan dan untuk minggu depan rasio tracing bisa di angka 1:8 atau 1:10. Kami berharap semua pihak tetap mengampanyekan penggunaan masker yang baik dan konsisten untuk mencegah penularan COVID-19,” kata juru bicara Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi saat dikonfirmasi.

red

 

Most Popular

Recent Comments