Friday, October 22, 2021
Home Nasional Laporan Khusus Bermodal surat palsu polisi, CW tipu 24 pelajar SMP di Bantul

Bermodal surat palsu polisi, CW tipu 24 pelajar SMP di Bantul

Percobaan pemerasan berbekal selembar surat palsu dari Polsek Cebongan dilakukan oleh seorang perempuan berinisial CW (19) warga Kaliberot, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Dalam aksinya, CW menjadikan para pelajar SMP sebagai sasaran penipuan.

Para pelajar SMP itu ditakut-takuti dan dinyatakan pelaku terlibat kasus narkoba. Agar tidak diproses oleh kepolisian, CW meminta sejumlah uang kepada para korban. Uang itu akan digunakan CW untuk membersihkan nama para korban sehingga terbebas dari jeratan hukum.

Kapolsek Sedayu, Kompol Moch Nawawi mengatakan peristiwa pemerasan terjadi sebulan yang lalu. Saat itu, pelaku menunggu di depan SMPN 1 Sedayu. Pelaku membawa surat berisi beberapa nama dan tertulis berasal dari Polsek Cebongan.

“Dalam surat itu terdapat nama-nama siswa yang akan menjadi saksi kasus narkotika dan miras. Pelaku datang ke para korban yang namanya tercantum di surat itu dan menjelaskan perkara yang akan membelit korban. Korban yang ketakutan karena akan diproses hukum pun dimanfaatkan tersangka untuk menawarkan jasa penyelesaian masalah tersebut,” terang Moch Nawawi.

Pelaku, lanjut Moch Nawawi, meminta uang sebesar Rp 5 juta untuk biaya damai. Nantinya para korban namanya akan dibersihkan dari perkara narkoba dan miras sebagaimana yang dikatakan pelaku.

“Sebanyak 24 orang siswa kemudian menandatangani surat bermaterai dan sanggup untuk mematuhi aturan yang diberikan oleh pelaku. Setelah terjadi kesepakatan antara pelaku dan korban, disepakati penyerahan uang akan dilakukan pada Senin (20/3) berlokasi di depan SMPN 1 Sedayu,” terang Moch Nawawi.

Namun, sambung Moch Nawawi, sebelum berlangsung penyerahan uang ada seorang siswa yang menceritakan peristiwa itu kepada seorang guru. Curiga, guru itupun melaporkan indikasi penipuan ke Polsek Sedayu.

“Tersangka kami tangkap pada hari yang sudah ditentukan. Tersangka ditangkap saat serah terima uang dilakukan. Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti uang Rp 200 ribu, motor matic merk Honda Beat dan sebuah surat keterangan palsu dari Polsek Cebongan,” pungkas Moch Nawawi. [dan]

Most Popular

Recent Comments