Saturday, July 31, 2021
Home Nasional Bocah SD Hamili Siswi SMP, Polisi Belum Bisa Beri Solusi

Bocah SD Hamili Siswi SMP, Polisi Belum Bisa Beri Solusi

Di Tulungagung, Jawa Timur, seorang siswi SMP berinisial DEN telah hamil 6 bulan. Ini merupakan hasil hubungan bebasnya dengan kekasihnya yang masih duduk di bangku kelas V SD yakni HEM.

image_title

Kisah itu berawal ketika dua bocah ingusan itu bertemu saat berwisata di Pantai Gemah pada Februari 2017 lalu.

Di pantai itu, keduanya berkenalan dan tukar nomor telepon genggam. Hubungan asmara antar keduanya pun terjalin sampai keblablasan.

HEM mengajak kekasihnya, DEN berhubungan badan di rumah kosong milik orangtua HEM pada November 2017. Hubungan badan itu dilakukan berulang-ulang, terakhir pada Maret 2018 lalu.

Pada hari Jumat (18/5), DEN mengeluh sakit lalu dibawa keluarganya ke Pusat Kesehatan Masyarakat untuk diperiksa. Di situlah diketahui jika hamil 6 bulan.

Mengetahui hal itu Polres Tulunggagung Jawa Timur mengaku belum bisa memberikan solusi. Pihak kepolisian akan mendengarkan pendapat dari beberapa ahli untuk menyikapi kasus tersebut.

“Karena bukan ranah polisi karena polisi kan penegak hukum. Yang mengarahkan seharusnya Lembaga Perlindungan Anak,” kata Kanit PPA Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih, pada hari Rabu (23/5).

Setelah bertemu dengan kedua orangtua siswa, polisi akan meminta masukan dari para ahli mulai dari Lembaga Perlindungan Anak dan pihak rumah sakit. Pertimbangan dari sisi medis dan psikolog dibutuhkan untuk mencari solusi terbaik.

“Masukan LPA (Lembaga Perlindungah Anak) sebagai pendapat ahli makanya kami akan kumpul-kumpul termasuk dari rumah sakit, kedokteran efeknya gimana kalau anak ini sampai menikah. Dari segi medis gimana, dari segi psikolog gimana. Nanti kami akan menyaring dari semua masukan dengan mempertimbangkan psikologis dari kedua anak itu,” kata Retno.

Namun, keluarga kedua pihak bersepakat menyelesaikan masalah itu baik-baik. Polisi pun telah melakukan pertemuan dengan kedua keluarga. Dari pertemuan itu, Retno menyebut ada rencana pernikahan antara kedua anak di bawah umur itu.

“Saya masih belum bisa memutuskan itu. Sementara itu kesepakatan antara kedua keluarga. Tapi itu kan belum bisa, dari pemerintah kan tidak memperbolehkan pernikahan dini. Itu pasti ada kendala di surat-suratnya. Keluarga minta dinikahkan tetapi nanti di acc apa tidak kan belum tahu,” ujar Retno.

“Kami akan cari yang terbaik untuk dua anak itu. Dari informasi ibu perempuan sudah diperiksa ke puskesmas tapi kami belum kroscek ke puskesmas,” kata Retno.

Sumber : Bocah SD Hamili Siswi SMP, Polisi Belum Bisa Beri Solusi
Bocah SD Hamili Siswi SMP, Polisi Belum Bisa Beri Solusi
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments