Monday, August 2, 2021
Home Nasional Bos BI pastikan suku bunga perbankan tak akan naik

Bos BI pastikan suku bunga perbankan tak akan naik

Bank Indonesia (BI) hari ini telah menaikkan suku bunga acuan 7 Days Repo Rate 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen. Meski demikian, kenaikan suku bunga ini tidak langsung diikuti dengan kenaikan suku bunga perbankan.

“Kami tegaskan bahwa likuiditas baik rupiah dan valas saat ini cukup, jadi tidak ada alasan perbankan berlomba-lomba mendapatkan dana dengan menaikkan suku bunga,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Rabu (30/5).

Selain itu, perbankan sampai saat ini belum merepresentasikan penurunan suku bunga kredit dari penurunan bunga acuan yang sebelumnya sudah mencapai 200 bps. “Jadi mereka sebenarnya masih ada ruang, mestinya tidak akan ada kenaikan suku bunga,” tambahnya.

Peluang lain untuk bisa tak menaikkan suku bunga oleh perbankan, yaitu upaya kuat antara Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat bisnis perbankan lebih efisien.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menaikkan Bank Indonesia (BI) 7-Days Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen. Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,00 persen dan Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen.

Perry menjelaskan, keputusan menaikkan suku bunga tersebut diambil sebagai langkah preventif BI dalam menghadapi kemungkinan The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan AS.

“Untuk memperkuat stabilitas khususnya stabilitas nilai tukar terhadap perkiraan kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi dan meningkatnya risiko di pasar keuangan global,” ujarnya.

 

 

Sumber : merdeka.com

Most Popular

Recent Comments