Monday, October 25, 2021
Home PERIKANAN BPBAP Takalar Sukses Kembangkan Benih Rajungan Hingga 800 Ribu Ekor Benih

BPBAP Takalar Sukses Kembangkan Benih Rajungan Hingga 800 Ribu Ekor Benih

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar Sulawesi Selatan, Nono Hartono, mengatakan bahwa pihaknya telah mampu menghasilkan produksi massal benih rajungan. Nono, menjelaskan bahwa beberapa tahun ke belakang BPBAP Takalar terus melakukan upaya perekayasaan pembenihan ranjungan dan hasilnya saat ini sangat memuaskan.

“Keberhasilan ini, tentunya akan menjadi nilai tersendiri, bagaimana kita mengawal dan mengimplementasikan pesan Ibu Menteri untuk melakukan pemanfaatan sumber daya rajungan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, Senin(12/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini Unit Pembenihan Rajungan BPBAP Takalar terus menggenjot produksi benih rajungan. Sebagai gambaran, pada tahun 2016 produksi benih rajungan mencapai 126.400 ekor dan tahun 2017 ini ditargetkan 800.000 ekor benih. Nono menambahkan, benih akan digunakan untuk kegiatan budidaya dan restocking.

Diakui Nono, kegiatan budidaya memang telah cukup lama dilakukan masyarakat, hanya saja belum memenuhi kaidah budidaya yang baik. Di samping itu, benih yang digunakan masih bergantung pada stok alam. Dengan keberhasilan produksi massal benih ini, diharapkan kita mampu mensuplai kebutuhan benih bagi masyarakat. Kebutuhan benih nantinya tidak lagi bergantung pada alam. Selain itu, rajungan hasil budidaya diharapkan akan memenuhi kebutuhan pasar tanpa melalui eksploitasi seperti yang terjadi saat ini.

“Tahun 2015 kami telah melakukan pendampingan teknologi perbenihan di UPTD milik Pemda dan diseminasi budidaya di sentra-sentra penghasil rajungan seperti Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan inovasi teknologi yang berkelanjutan, sehingga kelestarian rajungan tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, PT. Kemilau Bintang Timur (KBT), salah satu perusahaan pengolah rajungan, menyatakan tertarik untuk melakukan budidaya rajungan secara langsung di tambak. Sejak tahun 2015 disepakati perjanjian kerja sama untuk pengembangan budidaya rajungan, dengan benih disuplai dari BPBAP Takalar. Produksi rajungan PT. KBT saat ini tidak lagi bergantung pada hasil tangkapan nelayan di laut.

Hingga tahun 2016, BPBAP Takalar telah melakukan restocking benih rajungan sebanyak 2,3 juta ekor, yang tersebar di perairan Kabupaten Takalar, Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep. Sedangkan tahun ini direncanakan akan dilakukan restocking lanjutan sebanyak 450.000 ekor di Kabupaten Maros, Pangkep dan Takalar.

Di samping itu, Ditjen Perikanan Budidaya melalui BPBAP Takalar misalnya, telah memasukkan agenda rutin kegiatan restocking ini ke dalam perjanjian kerja sama yang disepakati dengan PT KBT.

“Tujuan kita adalah mengajak perusahaan agar mempunyai kontribusi dalam kelestarian sumber daya alam khususnya komoditas rajungan. Ini merupakan bentuk kompensasi jasa lingkungan yang sudah seharusnya perusahaan berikan,” pungkas Nono.

Sumber : BPBAP Takalar Sukses Kembangkan Benih Rajungan Hingga 800 Ribu Ekor Benih
BPBAP Takalar Sukses Kembangkan Benih Rajungan Hingga 800 Ribu Ekor Benih
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments