Sunday, October 17, 2021
Home ENERGI UMUM Dapat Kucuran Pinjaman Rp 7,3 Triliun, Proyek PLTP Rantau Dedap Ditargetkan Selesai...

Dapat Kucuran Pinjaman Rp 7,3 Triliun, Proyek PLTP Rantau Dedap Ditargetkan Selesai 2020

PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) telah berhasil merampungkan perjanjian untuk pembiayaan proyek panas bumi Rantau Dedap tahap I. Pinjaman senilai USD 540 juta atau setara Rp 7,39 triliun ini telah ditandatangani di Jakarta, Jumat (23/3) lalu. Dengan demikian, diharapkan proyek tersebut bisa selesai pada 2020.

‎Penandatangan perjanjian pembiayaan untuk proyek tersebut dilakukan oleh SERD dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Asian Development Bank (ADB), dan kelompok bank komersial internasional dengan perusahaan Nippon Export and Investment Insurance sebagai penjamin.

Adapun, kelompok bank komersial internasional, terdiri dari Mizuho Bank Ltd., Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation.

SERD merupakan perusahaan patungan yang meliputi PT Supreme Energy, ENGIE dari Perancis, Marubeni Corp dan Tohoku Electric Power Co., Inc. dari Jepang.

Presiden & CEO Supreme Energy, Supramu Santosa, mengatakan, pinjaman tersebut untuk membiayai pengembangan proyek PLTP Rantau Dedap I berkapasitas 98,4 MW. Proyek ini berlokasi di Daerah Muara Enim, wilayah Lahat, dan Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel).

Untuk mengembangkan proyek ini, SERD juga telah menunjuk Kontraktor EPC, konsorsium PT Rekayasa Industri dan Fuji Electric Co., Ltd.

“Proyek ini rencananya akan rampung pada 2020, dengan kapasitas produksi listrik bebas karbon sebesar 98,4 MW, dan akan mengurangi emisi CO2 sebayak 486 ribu ton per tahun,” tuturnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/3).

Supramu melanjutkan, proyek ini merupakan PLTP kedua yang dibangun oleh Supreme Energy. Sebelumnya, perusahaan energi nasional ini juga tengah membangun proyek serupa di Muara Laboh, Solok Selatan, Sumatera Barat, yang pembiayaannya didapat pada 2017.

“Ini merupakan bagian penting dari rencana pemerintah Indonesia untuk meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional untuk mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan,” ujar Supramu.

Diketahui, proyek Rantau Dedap akan membantu membuka daerah yang agak terpencil di Sumatera Selatan, menyediakan kesempatan kerja bagi sekitar 1.200 orang, serta memberikan peluang bagi bisnis lokal selama masa konstruksi. Listrik bebas emisi CO2 yang dihasilkan oleh pembangkit ini akan dapat menyediakan listrik untuk sekitar 130 ribu rumah tangga.

Selain di, Rantau Dedap dan Muara Laboh, Supreme Energy melalui PT Supreme Energy Rajabasa (SERB) juga tengah menyiapkan program eksplorasi untuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Rajabasa di Lampung Selatan. Di Muara Laboh dan Rajabasa, Supreme Energy menggandeng ENGIE dan Sumitomo Corp of Japan.

 

 

 

Sumber : Dapat Kucuran Pinjaman Rp 7,3 Triliun, Proyek PLTP Rantau Dedap Ditargetkan Selesai 2020
Dapat Kucuran Pinjaman Rp 7,3 Triliun, Proyek PLTP Rantau Dedap Ditargetkan Selesai 2020
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments