Monday, September 27, 2021
Home Militer Daripada Ditangkap Paksa, Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Bobotoh Ricko Andrean Menyerahkan Diri

Daripada Ditangkap Paksa, Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Bobotoh Ricko Andrean Menyerahkan Diri

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku pengeroyokan terhadap Ricko Andrean (22), seorang Bobotoh yang meninggal dunia beberapa hari lalu.

“Penyidik masih bekerja dengan mempelajari bukti-bukti yang sudah dimiliki dan sedang mengidentifikasi identitas para pelaku,” kata Hendro, di Mapoltabes Bandung, Senin (31/7).

Lebih lanjut, Hendro mengimbau dan memberikan kesempatan bagi para pelaku yang merasa telah melakukan penganiayaan terhadap Ricko untuk segera menyerahkan diri. Menurutnya, toh perbuatan mereka cepat atau lambat akan terbongkar juga dan perbuatan tersebut harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.

“Cepat atau lambat (perbuatan) harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Jadi, lebih baik menyerahkan diri saja,” kata Hendro lagi.

Terkait insiden yang menimpa Ricko, Hendro mengatakan pihaknya memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian saat itu. Menurut keterangan yang diperoleh sejauh ini, oknum pengeroyok diduga lebih dari lima orang.

“Diperkirakan pelakunya memang berjumlah lebih dari lima orang,” katanya lagi.

Untuk diketahui kembali, Ricko dikeroyok oleh sesama Bobotoh saat pertandingan Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada hari Sabtu, tanggal 22 Juli 2017 lalu. Ia diserbu lantaran dianggap bagian dari Jakmania. Setelah dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Santo Yusuf, Ricko meninggal dunia pada hari Kamis, tanggal 27 Juli 2017.

 

 

Sumber : Daripada Ditangkap Paksa, Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Bobotoh Ricko Andrean Menyerahkan Diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments