Monday, January 24, 2022
Home Nasional Demokrat tak incar posisi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga

Demokrat tak incar posisi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga

Wasekjen Partai Demokrat Renanda Bachtiar menegaskan, sejak mengusung bakal capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, partainya tidak mengincar posisi ketua tim pemenangan. Demokrat sudah setuju sosok yang bakal menduduki posisi tersebut adalah Jenderal (Purn) Djoko Santoso.

“Sudah sudah (Djoko Santoso), enggak ada masalah. Demokrat dalam posisi tidak ingin mengambil posisi ketua tim pemenangan, itu clear dari awal,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (12/9).

Sementara untuk Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan diterjunkan sebagai juru kampanye. Namun ini belum pasti. Sebab, AHY juga diinginkan di posisi wakil ketua tim pemenangan.

“Mas AHY kita inginkan dia jadi salah satu juru kampanye, artinya sudah pas di posisi itu. Malam ini akan disampaikan soal itu, karena kan masih ada permintaan Mas AHY jadi wakil ketua tim pemenangan,” tuturnya.

Renanda melanjutkan, posisi AHY memang strategis di Demokrat. Sebagai Kogasma. Demokrat agak dilema. Alasannya, jika AHY didapuk jadi wakil ketua tim pemenangan Prabowo – Sandiaga, Demokrat kerepotan mencari pengganti Kogasma Demokrat.

“Kalau itu tiba-tiba pindah, tentu Demokrat harus mencari penggantinya siapa nih Komandan Kogasma, karena kan strategis juga dia, itu kan pemenangan Pemilu baik Pileg atau Pilpres juga tugasnya (Kogasma),” ucapnya.

“Tapi tidak mungkin Mas AHY tidak berkontribusi (di tim pemenangan), makanya kemarin dipikirkan mungkin salah satu yang paling pas itu Jurkam, bisa Dampingi Prabowo-Sandi ke mana-mana nanti,” tandas Renanda.

Lebih lanjut, malam nanti rencananya Prabowo Subianto bakal bertemu dengan SBY untuk konsolidasi soal teknis Pilpres ke depan. Mulai dari tim pemenangan sampai strategi program.

“Sekarang waktunya konsolidasi strategi termasuk siapa-siapa yang akan ditempatkan oleh Demokrat di posisi mana, kemudian program-program pengusungan. Jadi sudah teknis,” ucap Renanda.¬†[noe]

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments