Deretan cerita tragis TKI dieksekusi di Arab Saudi

0
90

Pemerintah Arab Saudi dua hari lalu kembali mengeksekusi mati tenaga kerja asal Indonesia, Zaini Masrin. Zaini adalah WNI asal Bangkalan, Madura, yang bekerja sebagai sopir di Arab Saudi. Pada 13 Juli 2004 polisi menangkapnya dengan tuduhan membunuh majikannya yang bernama Abdullah Bin Umar Muhammad Al Sindy.

Proses hukum berjalan selama 4 tahun. Hingga vonis hukuman mati dijatuhkan pada 17 November 2008, Zaini mendapat tekanan dari aparat Saudi untuk membuat pengakuan pembunuhan itu.

Meski begitu, selama menjalani proses hukum, Zaini berkali-kali membantah tuduhan itu, dan mengaku bahwa ia tidak melakukan pembunuhan terhadap majikannya. Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, pemerintah Indonesia memahami di dalam aturan nasional pemerintah Saudi, tidak ada aturan yang mewajibkan pemerintah Saudi untuk memberikan notifikasi kepada perwakilan asing dalam hal akan dilakukan eksekusi.

“Namun sebagai dua negara yang memiliki hubungan persahabatan sangat baik, sudah sepantasnya pemerintah Saudi memberikan notifikasi pada perwakilan Indonesia di Saudi dalam hal akan terjadi eksekusi,” kata Iqbal di Kementerian Luar Negeri, Senin (19/3).

Selain masalah pemberitahuan, pemerintah Indonesia juga menyayangkan sikap pemerintah Saudi yang tidak ingin menunggu permohonan peninjauan kembali yang diajukan pengacara Zaini.

Cerita tragis berujung eksekusi yang dialami Zaini itu pernah juga menimpa beberapa TKI lain di masa lalu.

 

 

 

 

SELENGKAPNYA 

Comments

comments