Sunday, August 1, 2021
Home Nasional Diberi Iming-iming Jatah Menteri Oleh Gerindra, PD: Pak SBY Bukan Yes Man

Diberi Iming-iming Jatah Menteri Oleh Gerindra, PD: Pak SBY Bukan Yes Man

Parta Demokrat dan PKB menolak halus rayuan Partai Gerindra? Ada apa?

Wakil ketua Umum gerindra, Fadli Zon dikabarkan memberi imin-iming jatah menteri kepada Partai Demokrat dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan.

Koalisi Keummatan tersebut merupakan arahan dari imam besar FPI Habib Rizieq Syihab saat bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Mekah, Arab Saudi.

Keempat partai yakni Gerindra, PAN, PKS, dan PBB menyambut baik arahan tersebut.

“Dengan PAN, dengan PKS, saya kira sudah bagus, sudah semakin solid. Nanti insyaallah tentu kita harus dengan Demokrat, kita ajak bicara, dengan PKB, juga dengan yang lain,” kata Fadli di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin (4/6).

Dia pun memastikan pihaknya akan memberi jabatan menteri kepada Demokrat dan PKB bila mau bergabung bersama Gerindra cs pada Pilpres 2019. Menurut Fadli, tawaran soal menteri merupakan lobi-lobi yang wajar dalam rangka power sharing.

“Biasalah itu power sharing, tidak mungkin sendirian, tidak mungkin hanya ada satu yang untung. Semua harus win-win,” ujar Fadli saat dimintai konfirmasi mengenai iming-iming jatah kursi yang akan diberikan kepada Demokrat dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan.

Sayang, Demokrat tak terlihat agresif menanggapi iming-iming tersebut. Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menekankan partainya bukanlah partai yang mengejar kursi kabinet.

“Secara prinsipil, harus ditekankan, PD bukan partai yang mengejar-ngejar kursi kabinet,” kata Rachland pada hari Senin (4/6).

Menurut Rachland, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan tokoh yang mengutamakan kepentingan negara dan rakyat daripada sekadar kursi kabinet.

“Kalau cuma bagi-bagi kursi dengan syarat partai kami harus ikut saja pada apa yang sudah ditetapkan secara sepihak, pintu kami tertutup,” tegas Rachland.

“Pak SBY bukan yes-man. Beliau Presiden RI ke-6 dua periode dengan keberhasilan yang nyata dirasakan rakyat,” sambungnya.

Begitu juga dengan PKB tak antusias menanggapi tawaran Gerindra. Wasekjen PKB Daniel Johan mengingatkan, partainya saat ini bukan sekadar menargetkan kursi menteri di jajaran kabinet pemerintahan.

Pasalnya, Sang ketum, MuhaiminIskandar aliasCak Imin, sudah mulai melakukan sosialisasi sebagai calon RI-2.

“Terima kasih yang dalam, tapi amanah para ulama dan kader seluruh Nusantara kepada Cak Imin adalah maju sebagai cawapres,” ungkap Daniel, pada hari Senin (4/6).

Dia juga menyebut saat ini PKB tengah gencar membuka posko untuk Cak Imin dan gerakan agar Cak Imin menjadi cawapres bagi petahana Presiden Joko Widodo yang diberi nama ‘JOIN’. PKB, menurut Daniel, belum tertarik untuk bergabung dengan Koalisi Keummatan dan masih cenderung merapat ke koalisi Jokowi.

“Itu yang mendorong konsolidasi seluruh struktur hingga ke ranting, terus bergerak bersama relawan-relawan dengan mendirikan puluhan ribu posko Cinta (Cak Imin untuk Indonesia) di luar posko JOIN yang juga menjamur,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

 

Sumber : Diberi Iming-iming Jatah Menteri Oleh Gerindra, PD: Pak SBY Bukan Yes Man
Diberi Iming-iming Jatah Menteri Oleh Gerindra, PD: Pak SBY Bukan Yes Man
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments