Monday, January 24, 2022
Home Nasional Diprediksi tak lolos parlemen, PKS tegaskan hasil survei bukan kitab suci

Diprediksi tak lolos parlemen, PKS tegaskan hasil survei bukan kitab suci

Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyatakan partainya berpotensi tak akan lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2019. Dalam pandangannya, hasil survei tidak harus selalu dipercaya.

“Kami yakin Pak Denny JA juga sangat memahami bahwa survei beliau bukan kitab suci karena dia sudah mengalami sendiri bagaimana kadang-kadang tidak akurat,” Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9).

Menurut Hidayat, hasil survei tidak selamanya akurat. Dia mencontohkan hasil survei Pilkada DKI Jakarta dan Pilgub Jawa Tengah.

“Survei tentang Pilgub DKI tidak akurat, survei tentang Pilgub Jawa Barat tidak akurat survei tentang Pilgub Jawa Tengah juga tidak akurat jadi kita posisikan,” ungkapnya.

Wakil Ketua MPR ini melanjutkan, PKS tidak akan menjadikan hasil survei tersebut sebagai tolok ukur. Meski demikian, dia tetap menganggap hasil survei sebagai masukan.

“Tentu saja ini adalah satu masukan bagi partai politik, bagi kandidat, juga bagi rakyat Indonesia untuk sekali lagi mengingat bahwa ini hanya survei yang bisa salah bisa benar, tapi dari tiga kali survei di Pilgub Jakarta, Jabar, Jateng, Denny JA melakukan kesalahan yang fatal,” ucapnya.

Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2019. Dari survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden, ada lima partai yang berpotensi tak lolos ambang batas parlemen. Kelima partai itu adalah PKS, PPP, PAN, NasDem, dan Perindo.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan, elektabilitas kelima partai itu masih di bawah 4 persen. Namun kelima partai ini masih bisa menempatkan wakil mereka di parlemen mengingat persentase margin of error dari hasil survei sebesar 2,9 persen.

“Jika elektabilitas partai tersebut di survei kali ini ditambah dengan margin of error survei 2,9 persen maka kelima partai tersebut masih berpotensi lolos,” kata Adjie di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9). [noe]

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments