Diskon Harga Avtur 20 Persen Diharapkan Turunkan Tarif Tiket Pesawat

0
34

Jakarta – PT Pertamina (Persero) memberikan promo harga avtur berupa diskon sebesar 20 persen, dalam rangka mendukung kelancaran transportasi udara selama masa Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Pengamat Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, pemberian diskon ini diharapkan semakin menambah daya saing avtur dengan negara lain, sehingga akan membawa pengaruh terhadap harga tiket pesawat.

“Kita menyambut baik kabar (diskon) harga avtur oleh Pertamina tersebut. Meski sebenarnya, sebelum ini pun, harga avtur Pertamina sudah relatif lebih murah dibandingkan dengan harga avtur di negara lain,” kata Huda di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (13/12).

Dengan selisih harga avtur yang cukup besar itulah, Huda berharap, dapat menurunkan harga tiket pesawat. Mengingat, harga avtur Pertamina lebih rendah dibandingkan avtur di berbagai negara di Asia, seperti pada September 2019 di Bandara Soekarno Hatta Rp8.658,55 per liter, sedangkan di Bandara Juanda Surabaya sebesar Rp9.585,07 per liter.

Harga tersebut juga jauh lebih murah dibandingkan Singapura Rp10.853,95 per liter, Kuala Lumpur yaitu Rp9.594,29 per liter, dan Manila Rp12.206,00 per liter. Apalagi, dibandingkan avtur di Bandara Narita Tokyo, sebesar Rp14.647,20 per liter, harga avtur Pertamina jauh lebih rendah.

Tak Hanya Dipengaruhi Harga Avtur

Meski demikian, penurunan harga tiket pesawat tak semata-mata dipengaruhi oleh harga avtur. Hal itu terbukti, ketika beberapa waktu lalu harga avtur Pertamina turun, ternyata tiket pesawat tetap tinggi.

Menurutnya, avtur bukan satu-satunya komponen yang berpengaruh terhadap harga tiket pesawat, namun faktor kondisi persaingan di maskapai juga mempengaruhi harga tiket. Oleh karena itu, penurunan harga avtur memang tidak secara signifikan berdampak terhadap harga tiket pesawat.

“Menurut saya penurunan harga avtur tidak akan signifikan terhadap penurunan harga tiket pesawat. Ketika avtur Pertamina akhir tahun kemarin turun, misalnya, harga tiket pesawat tetap naik,” ujarnya. 

Sumber : Merdeka.com