Saturday, September 25, 2021
Home DKI Jakarta Ditandai Dengan Deklarasi Nyong Anies Bae, Pendukung Jokowi Tolak Wacana Presiden Tiga Periode

Ditandai Dengan Deklarasi Nyong Anies Bae, Pendukung Jokowi Tolak Wacana Presiden Tiga Periode

Para atlet bulu tangkis dari berbagai wilayah di Soloraya dan Banyumasberlatih di GOR Billy Beras Sragen menyatakan dukungannya  terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024. Dukungan secara spontan dilontarkan saat mereka mengikuti turnamen persahabatan di gelanggang olahraga (GOR) Billy Beras yang ada di Masaran, Sragen, Sabtu (5/6/2021) lalu.  Foto: ist.

Harmonimedia – Tatkala wacana jabatan presiden tiga periode terus bergulir,  komunitas yang mengatasnamakan  atlet bulutangkis Solo Raya  mendeklarasikan dukungannya pada  Anies Baswedan sebagai kandidat presiden.

Anies dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), melalui pemilu tahun 2024.

“Orangnya tidak sombong, mau  ngobrol sama masyarakat,” kata Agung Wahyudi, salah satu deklarator, dalam keterangan tertulis, diterima hari ini, Senin (7/6).

Agung, yang juga pelatih di PB Kirun Jaya Solo, menambahkan, atlet bulu tangkis Solo Raya sempat dikunjungi  Anies saat sedang latihan pada April 2021.

“Pas waktu nengok ke sini, beliau menyemangati kami terutama pemain muda agar bisa berprestasi,” ujar Agung.

Yang menarik, deklarasi dukungan yang berlangsung pada Sabtu, 4 Juni 2021 tersebut berlokasi di GOR Bulutangkis Billy Beras di Masaran, Sragen, Jawa Tengah milik pengusaha beras Billy Haryanto. Sebelumnya, di tempat itu pula, Billy mendeklarasikan Joglo Kemenangan Anies Capres 2024 pada April 2021.

Sebagai catatan, selama ini Billy dikenal sebagai salah satu pendukung fanatik Jokowi dalam pemilu 2014 dan pemilu 2019. Lokasi fasilitas olahraga miliknya di Sragen juga menjadi posko kemenangan Jokowi pada dua pemilu lalu.

Nah, Billy menyatakan, dirinya memang saat ini mendukung Anies sebagai kandidat presiden 2024. Dia juga mengizinkan lokasinya sebagai tempat deklarasi dukungan bagi Anies.

“Semua sebenarnya spontan saja. Tapi saya memang mendukung,” tandasnya.

Dia menegaskan, pilihan sikap tersebut sekaligus wujud penolakan atas wacana jabatan presiden tiga periode. Maklum, belakangan ini terus dimunculkan gagasan untuk memperpanjang masa jabatan presiden tiga periode.

Gagasan itu dilontarkan oleh sejumlah politisi dan pendukung Presiden Joko Widodo. Apalagi masih ada sebagian masyarakat yang setuju dengan ide jabatan presiden tiga periode.

Hasil survei sejumlah lembaga penelitian menunjukkan ada sebagian responden yang mendukung  Presiden Jokowi menjabat  presiden tiga periode. Kendati  minoritas, celah ini tetap dimanfaatkan untuk menggulirkan terus ide jabatan presiden tiga periode.

Atas dasar itulah, “Apa pun bentuknya, perpanjangan tiga periode jabatan presiden harus ditolak. Tidak bagus. Harus belajar dari masa Soeharto,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Jakarta itu menyatakan, kekuasan yang terlalu lama  rentan memicu penolakan dan gejolak dari bawah.

“Saya katakan terus terang seperti itu karena Pak Jokowi orang baik. Jangan sampai Pak Jokowi dijlomprongake (disesatkan dan dikorbankan) elite partai,” kata Billy.

Ia lantas mengingatkan, ide presiden tiga periode sama saja  mencederai perjuangan reformasi 1998.

“Percuma sampe berdarah-darah tahun 1998 buat melengserkan Suharto. Makanya, jangan sampai terjadi lagi. Tragedi tahun 1998 sangat-sangat mahal,” pungkasnya.

Red

 

Most Popular

Recent Comments