Thursday, September 16, 2021
Home Nasional Dituding Lakukan 'OTT Recehan', KPK Buka Suara

Dituding Lakukan ‘OTT Recehan’, KPK Buka Suara

Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan kemunculan foto oknum jaksa sambil memegang kertas bertuliskan #OTTRecehan. Diduga, foto tersebut sengaja dibuat untuk menyindir KPK terkait OTT terhadap Kasi III Intel Kejati Bengkulu Parlin Purna, dengan barang bukti Rp 10 juta.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, pun angkat suara.

Menurut Laode, pihaknya tidak pernah melihat jumlah hasil tangkap tangan. KPK, katanya, melihat dampak dari akibat itu.

“‎Soal OTT, KPK tidak pernah melihat jumlah objek yang di OTT. Yang kami dapatkan hanya Rp 100 juta dan Rp 10 juta tapi kami lihat akibat dari itu. Kita sita Rp 100 juta, tapi dibalik itu diselamatkan uang negara ratusan miliar,” ujar Laode M Syarif, di Gedung KPK, di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/6).

Kemudian, Laode pun mencontohkan, OTT Pejabat Kejati Bengkulu tersebut dengan kasus yang lain.

“Nah, termasuk yang waktu itu Rp 10 juta tapi yang enggak kelihatan Rp 100 juta ada sebelumnya, ‎jadi itu yang harus dikemukakan,” jelasnya.

“Jadi bukan soal Rp 10 atau Rp 100 juta, tapi lihat gambaran besar kasusnya, sekaligus dalam kasus itu ditulis dalam proyek dokumen yang kita dapatkan ada pembagian ke aparat penegak hukum sebesar 1,5 hingga 2 persen dari jumlah anggaran proyek,” imbuhnya.

Kemudian, terkait dengan adanya penangkapan terhadap jaksa, Laode menegaskan bahwa pihaknya tidak mengeneralisir perilaku jaksa yang menerima suap. Ia pun mengatakan bahwa saat ini Jaksa Agung juga menjadikan momentum ini sebagai langkah perbaikan internal di tubuh kejaksaan sendiri.

“Saya tegaskan, ini adalah oknum, ada 6 ribuan jaksa di seluruh Indonesia jadi jangan digeneralisir. Jaksa Agung sangat dukung ini momentum untuk perbaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar foto oknum Jaksa yang sedang memegang selembar kertas. Pada kertas tersebut terdapat tulisan yang menyindir soal OTT KPK yang nilainya kecil. Seperti kertas yang dipegang oleh seorang jaksa yang berjenis kelamin perempuan bertuliskan:

“Sudah ribuan perkara korupsi kami tangani, sudah triliunan uang negara kami selamatkan, kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTT Recehan.”

Tak hanya itu, KPK juga dinilai ingin merusak lembaga kejaksaan dengan penangkapan terhadap pelaku kasus-kasus yang mereka nilai sebagai kasus recehan. Padahal, katanya, anggaran besar yang didapat KPK bisa mengungkap kasus yang lebih besar. Itu seperti tulisan yang dipegang oleh seorang jaksa berjenis kelamin laki-laki:

‘Kami terus bekerja walau anggaran terbatas, Kami terus semangat walau tanpa pencitraan, kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTT Recehan’.

 

Sumber : Dituding Lakukan ‘OTT Recehan’, KPK Buka Suara
Dituding Lakukan ‘OTT Recehan’, KPK Buka Suara
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments