Dizo, Sepeda Balap Premium Asal Taiwan Siap Jajal Pasar Indonesia

0
1426

Ada kabar gembira bagi Anda penggemar berat olah raga sepeda. Sepeda balap (road bike) asal Negara Taiwan bertajuk Dizo, kini sudah hadir di Indonesia. Sebelumnya, mereka hanya memasarkan produknya di Taiwan dan beberapa wilayah di Negara China saja.

Manager Dizo, Jimmy Liu, menuturkan, hal tersebut sesuai dengan kebijakan ‘New Southbound Policy‘ (Menuju ke Selatan) pemerintah Taiwan yang diimplementasikan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), guna meningkatkan citra produk-produk Taiwan.

Jimmy lantas menceritakan bahwa Dizo sendiri sudah sejak lama berdiri, namun pada awalnya mereka hanya merupakan produsen sepeda untuk merek lain. Baru di tahun 2016 yang lalu mereka akhirnya membuat sepeda balap atas nama merek mereka sendiri.

“Sebelumnya kami bikin sepeda bukan nama sendiri. Jadi kami OEM (Original Equipment Manufacturer). Jadi produksi sepeda, tapi ditempel brand lain. Ini tahun kedua kita bikin atas nama brand sendiri. Sementara masih di Taiwan dan sedikit tersebar di Cina,” kata Jimmy, di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut, Jimmy menyatakan bahwa salah satu upaya mereka mempromosikan Dizo di Indonesia yakni dengan mengikuti acara pameran Taiwan Excellence 2017. Pada tanggal 3-5 Maret kemarin, mereka pun telah ikut serta dalam pameran Taiwan Excellence 2017 yang diadakan di Central Park, Jakarta Barat.

Kata Jimmy, melalui Taiwan Excellence 2017 tersebut pihaknya tengah mencari distributor di Indonesia, untuk memasarkan produk mereka.

“Kita belum ada di Indonesia. Belum bisa launching karena belum ketemu distributornya. Sekarang ini kita sedang mencari distributornya melalui pameran. Di 2017 ini kita datang ke Indonesia mau memahami pasar di Indonesia dan cara pemasaran di Indonesia,” ujarnya.

Terkait keunggulan produknya, Jimmy mengatakan, karena perusahaannya sudah berdiri lama, maka sudah memiliki pengalaman yang cukup panjang. Jadi, semua produk sepeda mereka dibuat di pabrik sendiri, tak ada yang diproduksi oleh pabrik lain, sehingga quality control pun dapat dilakukan dengan baik.

“Ini sepeda terbuat dari fiber carbon. Jadi dia sangat ringan. Kurang dari 8 kilogram. Selain itu desainnya banyak memakai warna gold. Biasanya sepeda jarang memakai warna gold. Jadi kelihatan lebih mewah,” ucap dia.

Untuk ke depannya, Jimmy mengaku, pihaknya akan melakukan sejumlah inovasi lagi, guna memenuhi kebutuhan konsumen.

“Kita akan tetap pakai fiber carbon, tapi mungkin perbedaannya kita melakukan inovasi pada kecepatan, selain itu bisa untuk tanjakan-tanjakan. Tapi sepeda jenis ini, tidak ada mountain bike, tidak ada yang lain, hanya road bike. Karena kita expert-nya di road bike, jadi dasarnya kita tetap road bike,” tukas Jimmy.

Dan di Indonesia, tambah Jimmy, Dizo menargetkan pasar mereka kepada masyarakat yang menggemari atau memiliki hobi bersepeda. Sebab mereka memahami, bahwa dari segi harga, produk mereka masih termasuk dalam golongan yang cukup mahal. Sekedar informasi, menyoal harganya sendiri, di negara asalnya sepeda balap tersebut dibanderol sekitar USD 1800 atau sekitar Rp 20 juta.

“Karena sepedanya enggak murah kan, jadi mungkin lebih untuk ke orang yang buat santai, bukan kebutuhan untuk sehari-hari. Memang untuk hobi. Untuk lisensi, di Indonesia memang kita belum dapat SNI, di Taiwan sudah. Tapi karena itu bukan lisensi internasional, jadi tidak bisa dipakai di Indonesia,” pungkas Jimmy.

@jitunews http://www.jitunews.com/read/55337/dizo-sepeda-balap-premium-asal-taiwan-siap-jajal-pasar-indonesia#ixzz4c1TCBZjp