Sunday, November 28, 2021
Home Nasional DPR Sejak Awal Telah Tolak Pembangunan Proyek LRT di Sumsel

DPR Sejak Awal Telah Tolak Pembangunan Proyek LRT di Sumsel

JAKARTA, JITUNEWS.COM– Dua Crane atau derek yang mengangkut girder baja dalam proyek pembangunan Kereta Api Ringan atau Light rail, light rail transit (LRT), terjatuh dan menimpa rumah warga di Palembang, Selasa dini hari (1/8).

Mantan Ketua Komisi VI DPR RI, Hafisz Tohir mengungkapkan bahwa Komisi VI sebelumnya telah menolak proyek pembangunan Kereta Api Ringan tersebut.

“Sejak awal kami dulu di komisi VI menolak!. Skema kerjasamanya tidak transparan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (1/8).

 

Menurutnya saat itu, Komisi VI DPR RI melihat adanya potensi kerugian yang cukup besar apabila pembangunan proyek tersebut dilaksanakan.

“Indikasinya harga tiket mahal. Break event point baru 40 tahun kemudian. Sementara lahan PTPN 1000-2000 ha jadi tidak produktif karena harus menunggu konsesi selesai selama 70 tahun kalau gak salah. Sehingga ada potensi kerugian negara atas pemanfaatan lahan kebun PTPN serta modal awal disetor oleh BUMN,” pungkasnya.

Menurutnya, kecerobohan ini tidak harus terjadi kalau kontraktornya mematuhi prosedur dan aturan teknis pengoperasian crane dan alat berat.

“Yang mana aturan tersebut sudah baku dan pasti tertulis dalam buku manual operasional dan prosedur. Masak landasan crane tidak diketahui kekuatannya? Itu tidak mungkin. Maka kalau hal kecil begitu saja lalai itulah yang terjadi kecelakaan fatal,” ungkap Wakil Ketua Komisi XI itu.

Sumber : DPR Sejak Awal Telah Tolak Pembangunan Proyek LRT di Sumsel
DPR Sejak Awal Telah Tolak Pembangunan Proyek LRT di Sumsel
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments