Thursday, September 16, 2021
Home Nasional DPRD DKI Tidak Diajak Bahas Kebijakan Pelarangan Motor

DPRD DKI Tidak Diajak Bahas Kebijakan Pelarangan Motor

Pemprov DKI berencana melakukan pembatasan sepeda motor di Jl Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI. Kebijakan tersebut menuai protes dari para pengendara sepeda motor di Jakarta.

Anggota DPRD DKI, Taufiqurrahman bahkan mendukung aksi penolakan yang dilakukan masyarakat terkait kebijakan tersebut.

“Sangat mendukung kalau perlu nanti saya ikut aksinya,” kata Taufiqurrahman di Kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Minggu (3/9).

Taufiqurrahman menyebut banyak masyarakat yang kontra dengan kebijakan Pemprov DKI yang melakukan pelarangan sepeda motor tersebut.

“Sebagian besar kontra iya, sebagian besar pemilih saya, itu adalah masyarakat kecil yang notabenenya mereka adalah pengguna motor. Tentunya kita banyak juga desakan dari bawah, supaya tidak menyetujui terhadap proses ini,” ujarnya.

Taufiqurrahman mengaku pihaknya tidak pernah terlibat secara langsung dalam pembahasan kebijakan yang menuai kontra dari masyarakat tersebut.

“Dari kesemuanya itu sekali lagi kita DPRD nggak pernah diajak terlibat secara langsung untuk khusus membahas tentang akan diambilnya keputusan pelarangan roda dua,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta, namun Taufiqurrahman kurang setuju jika kemacetan disebut karena banyaknya pengguna motor.

“Kalau dibilang supaya nggak macet, janganlah yang jadi biang kemacetan ini disalahin pengguna motor, kajiannya belum ada. Temen-temen dari LBH bilang ada kajian-kajian independen yang menyebutkan bahwa kemacetan ini datangnya dari mobil bukan dari motor. Kok jadi motor yang kena ketempuhan gitu loh,” tegasnya.   

Sumber : DPRD DKI Tidak Diajak Bahas Kebijakan Pelarangan Motor
DPRD DKI Tidak Diajak Bahas Kebijakan Pelarangan Motor
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments