Dukung Program Pemerintah Cegah Corona, Ditpolair Baharkam Polri Bagi Sembako Dan Himbau Warga Kampung pemulung #Dirumahsaja

0
71

Jakarta, Harmoni Media — Menyikapi pandemi Virus Corona atau Covid19 yang sedang melanda Republik ini, Polri terus melakukan langkah – langkah preemtif dan preventif guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut di masyarakat. Tak terkecuali Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, dimana Brigjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K.,M.H. selaku Dirpolair Korpolairud telah memerintahkan anggotanya untuk turun langsung ke perkampungan masyarakat miskin di seputaran ibukota.

“Terus melakukan himbauan bahwa Virus Covid-19 ini sangat berbahaya, sehingga ini tidak bisa dipandang enteng atau sebelah mata. Kita lakukan upaya dan aksi nyata mendukung Pemerintah dalam memutus penyebaran virus Covid 19 ini dan menyelamatkan masyarakat,” jelas Dirpolair.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam situasi yang sulit seperti ini, Kepolisian harus tetap hadir di masyarakat yang tentunya dengan tidak mengabaikan keselamatan diri. Tetap menjaga jarak “social distancing”, demi keselamatan dan keamanan bersama.

Berada di lokasi, di Kampung Pemulung Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan Ipda I Made Yudha, S.IK memimpin sekira 15 personilnya door to door melakukan himbauan untuk tetap tinggal di rumah masing – masing sambil membagikan sekira 300 bungkus makanan siap saji, roti, dan juga air mineral.

“Sesuai arahan pimpinan, kami melakukan himbauan kepada masyarakat khususnya kaum marginal di kampung pemulung ini untuk tetap melakukan “sosial distancing”, menjaga kebersihan lingkungan dan pribadi masing – masing dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, serta segera melaporkan ke Dinas Kesehatan setempat jika ada yang merasa sakit dengan gejala mirip Covid 19,” jelas Made.

Beberapa warga terlihat antusias dengan kehadiran personel Ditpolair ini.

“Yang kami rasakan sekarang adalah sulit mendapat kebutuhan pokok terutama bahan makanan. Makanya dengan kehadiran bapak – bapak Polisi kesini hari ini, kami sangat terbantu,” kata Yeni warga setempat.

(idj/idj)