Sunday, November 28, 2021
Home Dunia Dulu Diremehkan, Sekarang Universitas Ini Malah Berkontribusi Besar Ke Silicon Valley

Dulu Diremehkan, Sekarang Universitas Ini Malah Berkontribusi Besar Ke Silicon Valley

Banyak cerita tentang orang atau kelompok tertentu yang dikategorikan sebagai underdog tapi pada akhirnya justru mereka mampu menjadi yang teratas. Istilah underdog ini sendiri sangat awam kita dengar dalam pertandingan misalnya sepak bola, badminton, dan lainnya. Akan tetapi, istilah ini juga dipakai dahulu untuk menggambarkan kondisi Stanford University yang pada awal masa berdirinya kalah pamor dari universitas di pesisir timur Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam kelompok Ivy League. Apa yang membuat Stanford University dahulu dikatakan sebagai universitas kelas underdog?

Didirikan Oleh Keluarga Jutawan

Berdasarkan sejarah berdirinya, universitas ini didirikan oleh seorang jutawan rel kereta api dan senator AS, Leland Stanford dan istrinya Jane Stanford pada tahun 1885. Universitas ini didirikan karena untuk mengenang almarhum Leland Stanford Jr, putra Leland Stanford yang meninggal pada usia 16 tahun karena penyakit typhoid fever. Secara resmi Stanford mulai dibuka untuk umum dalam kegiatan belajar mengajar pada tahun 1891. Sejak pertama kali berdiri Stanford banyak mendatangkan para profesor dan alumni dari Harvard University dan Cornell University untuk menjadi anggota fakultas dan dosen. Bahkan presiden pertama Stanford berasal dari Cornell University bernama David Starr Jordan. Karena banyak mendatangkan para profesor dan alumni dari pantai timur AS maka tidak heran dahulu Stanford pernah dijuluki universitas underdog, hingga parahnya ada jokes yang berbunyi ‘Cornell of the West’. Tidak hanya itu bahkan ada sebuah kalimat sindiran kepada Stanford yang berbunyi seperti di bawah ini:

 

‘Kebutuhan akan universitas baru di California (lokasi Stanford) sama besarnya dengan kebutuhan akan rumah sakit jiwa untuk nahkoda sinting di Swiss’ (New York Mail and Express).

Melalui Intrepreneurship Menghasilkan Silicon Valley

QS University World Ranking, sebuah lembaga pemeringkat universitas internasional pada tahun 2017 ini merilis peringkat universitas dunia dan menempatkan Stanford University pada peringkat kedua dalam kategori universitas yang unggul dalam engineering and technology. Peringkat ini sekarang jelas jauh berada di atas Cornell University dan Harvard University dimana pada awalnya banyak profesor dan dosen Stanford berasal dari sana. Sekarang selain peringkat Stanford yang sudah sangat baik dan tidak bisa dikatakan sebagai underdog lagi, Stanford juga merupakan universitas yang sangat erat kaitannya dengan Silicon Valley. Ada hubungan apa sebenarnya antara Stanford dan Silicon Valley?

Jauh sebelum Silicon Valley terkenal sebagai pusat teknologi dan digital AS, banyak sekali para alumni dari Stanford yang pindah ke pesisir timur AS untuk mencari  kerja. Frederick Emmons Terman, seorang profesor dan akademisi Stanford merasa prihatin melihat kondisi ini karena para alumni justru tidak membangun daerah dimana universitas ini berada. Untuk mengatasi agar para alumni tidak pindah dan mencari kerja di pesisir timur maka Terman mendukung program kewirausahaan bagi mereka dan menyediakan lokasi di Silicon Valley. Terbukti program ini berhasil menumbuhkan banyak usaha-usaha rintisan (start up) yang berlangsung hingga sekarang. Nama Silicon Valley pun sekarang dikenal dunia sebagai pusatnya industri teknologi dan digital tidak hanya milik AS, tapi juga dunia. Selain nama Silicon Valley yang naik pamor, Terman pun dikenal juga sebagai bapak pendiri Silicon Valley.

Hubungan yang dekat antara Stanford dan Silicon Valley ini pun sangat menguntugkan bagi kedua belah pihak. Bagi Stanford dengan adanya Silicon Valley ini maka para mahasiswa dapat mencari peluang magang dan karir di Silicon Valley sementara bagi Silicon Valley mendapatkan lulusan yang berkualitas dengan lokasi yang sangat dekat. Tidak mengherankan karena hubungan yang dekat ini maka kontribusi dari para alumni ke Stanford sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari besarnya endowment fund (dana abadi) yang berhasil dikumpulkan oleh Stanford dari hibah yakni sebesar $ 22,4 miliar USD. Tentunya dengan besarnya dana ini maka kegiatan operasional universitas tidak akan terganggu dan proses belajar mengajar mahasiswa pun akan lancar dengan tersedianya fasilitas yang beragam. Melihat sejarahnya yang diawali sebagai underdog dan mampu melejit ke puncak sebagai universitas top dunia maka tidak ada salahnya jika Stanford kamu jadikan pilihan untuk melanjutkan studi kamu Sobat GenMuda.

http://generasimudaid.com/

 

Sumber : Dulu Diremehkan, Sekarang Universitas Ini Malah Berkontribusi Besar Ke Silicon Valley
Dulu Diremehkan, Sekarang Universitas Ini Malah Berkontribusi Besar Ke Silicon Valley
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments