Friday, September 24, 2021
Home DIMENSI EF Beberkan Trik Jitu Menstimulus Agar Anak Mahir Bahasa Inggris

EF Beberkan Trik Jitu Menstimulus Agar Anak Mahir Bahasa Inggris

Belum lama ini, EF (English First) mengadakan talkshow bertajuk “How to Help Your Kids Learn English” dengan menghadirkan nara sumber Psikolog, Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., dan brand ambassadors EF, yakni pasangan selebriti Donna Agnesia dan Darius Sinathrya bertempat di Food Society Pakuwon Mall Surabaya, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, psikolog yang akrab disapa Vera ini menekankan bahwa untuk mengoptimalkan upaya penyerapan bahasa asing pada anak dibutuhkan komitmen, konsistensi, dan system support di sekitar anak.

“Orang tua harus menciptakan lingkungan yang mendukung anak agar bisa mengembangkan kemampuan berbahasa asing,” ujar Vera.

Vera menyampaikan bahwa stimulasi merupakan hal mendasar dalam merangsang kecakapan berbahasa asing anak. Stimulasi tersebut terdiri atas merespon bunyi-bunyi dari bayi dengan bunyi/kata, memberi perhatian dan komentar tentang apa yang anak lihat, bermain social games, melibatkan anak dalam bermain pura-pura, dan melibatkan anak dalam percakapan sehari-hari.

Disampaikan Vera, stimulasi sekecil apapun penting dalam mengenalkan anak pada bahasa asing. Namun tidak lupa lingkungan sekitar yang disebut dengan system support haruslah dibangun untuk membesarkan anak multilingual.

Ditanya mengenai penggunaan teknologi sebagai alat bantu belajar bahasa Inggris, Vera menjawab, “Bahasa merupakan perilaku sosial, dibutuhkan interaksi yang aktif antara anak dan orangtua atau pendamping di sekitarnya, bukan hanya antara anak dengan gawai atau komputer.”

Intinya, kata dia, penggunaan teknologi bisa membantu anak belajar bahasa Inggris, asal didampingi oleh orangtua atau guru.

Lebih lanjut, mengenai manfaat dan pengaruh mengenalkan bahasa asing sejak dini, Vera memaparkan bahwa menjadi bilingual atau multilingual memberikan banyak manfaat terhadap perkembangan anak dan kemampuannya di masa depan, seperti perkembangan kognitif, yakni memiliki performa IQ lebih tinggi dalam tes atensi, penalaran analitik, pembentukan konsep, kemampuan verbal, dan fleksibilitas berpikir.

Kemudian, sosiokultural, yakni memiliki kesadaran metalinguistik lebih handal seperti mampu mendeteksi kesalahan tata bahasa, dapat memahami arti dan aturan dalam percakapan sehingga jika disimpulkan anak yang bilingual/multilingual memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik.

Ketiga, manfaat secara personal. Menurut Vera, mereka yang tumbuh menjadi bilingual atau multilingual kelak memiliki kemampuan bersaing lebih tinggi dalam memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Donna Agnesia dan Darius Sinathrya, tidak ketinggalan menyampaikan pengalamannya membesarkan anak menjadi bilingual atau multilingual.

“Ketiga anak kami terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Inggris setiap hari, padahal mereka sekolah di sekolah nasional,” ujar Donna.

Donna dan Darius mengaku rajin memberikan stimulasi bagi ketiga anaknya melalui berbagai cara.

“Sebisa mungkin kami mengajak mereka berkomunikasi dalam bahasa Inggris di rumah, bermain pun menggunakan bahasa Inggris, lama-lama akhirnya anak-anak jadi terbiasa,” tuturnya.

Namun, sebagai orangtua yang sibuk, Donna dan Darius menyadari ketiga anaknya membutuhkan lingkungan berbahasa Inggris yang suportif selain di rumah, apalagi mereka kerap tidak bisa menemani anak-anak belajar atau bermain sepulang sekolah.

“Dengan keterbatasan waktu sebagai orangtua yang cukup sibuk, kami mempercayakan EF sebagai partner dalam mendidik ketiga anak kami berbahasa Inggris sejak tahun 2012,” ujar Darius.

Darius melanjutkan, sebagai penyedia jasa kursus bahasa Inggris, EF menjadi pilihan para orang tua dalam mendidik anak-anak menjadi generasi multilingual. EF menekankan kurikulum yang berfokus pada perkembangan anak secara individu, dengan melibatkan kegiatan belajar mengajar yang menstimulasi kemampuan anak berbahasa Inggris, baik secara lisan, tulisan, maupun  menyimak.

“Kurikulum dan guru-guru di EF mengakomodir semua kebutuhan anak sesuai usia melalui cara yang menyenangkan, sehingga anak-anak tidak merasa bosan belajar bahasa Inggris. Hasilnya, ketiga anak kami mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan percaya diri. Nilai bahasa Inggris mereka di sekolah pun sangat baik,” tutup Darius.

 

Sumber : EF Beberkan Trik Jitu Menstimulus Agar Anak Mahir Bahasa Inggris
EF Beberkan Trik Jitu Menstimulus Agar Anak Mahir Bahasa Inggris
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments