Emil Dardak: Pemilih Melihat Rekam Jejak, Bukan Sekadar Program

0
76

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan secara lugas bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dalam memilih pemimpin.

Menurut Emil yang juga Bupati Kabupaten Trenggalek ini, masyarakat tidak melihat program yang disampaikan pasangan calon ke depan. Karena visi dan misi masih janji, namun rekam jejak merupakan bukti nyata dari sebuah pengabdian.

“Mereka (pemilih) melihat rekam jejak program. Jadi mereka melihat kemarin ngapain dan telah berbuat apa untuk masyarakat Jawa Timur. Berdasarkan data dan fakta tentunya, jangan hanya katanya-katanya,” demikian kata Emil sembari tersenyum usai acara di Wagir bersama ratusan warga, Minggu (15/04).

Pria kelahiran Jakarta 20 Mei 1984  yang dipercaya sebagai Gubernur Jawa Timur Soekarwo melanjutkan program ‘Jatimnomic’ ini mengungkapkan, saat menyusun program kerja yang dikampanyekannya kepada masyarakat, dirinya bertumpu terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Jatim yang dikepalai Gubernur Soekarwo (Pakde Karwo).

“Pakde Karwo menurut kami, legacy dan kepemimpinannya selama dua periode memimpin Jawa Timur, amat luar biasa. Tingkat keberhasilan, efek positif pada masyarakat serta yang terpenting keinginan melakukan evaluasi pada berbagai program dan kebijakan. Mana yang kurang dan belum maksimal. Ini yang selanjutnya kami jadikan program. Kita akan sangat detail menganalisa agar program tepat sasaran,” tutur ahli pengembangan kawasan ini.

Penggagas pelabuhan perintis selatan Jawa ini juga mencontohkan adanya  program Jalin Matra maupun Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilainya berhasil meski masih ada lansia dan disabilitas yang belum tercover sepenuhnya. Walaupun demikian, lubang-lubang ini akan dipertebal dan disempurnakan di masa depan oleh pasangan Khofifah-Emil.

Lulusan Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang ini melanjutkan, ada beberapa persoalan serius yang harus dibenahi ke depan,  tapi luput dari perhatian paslon lain. Misalnya,  program pelayanan terpadu satu atap bagi persoalan pekerja migran. Program tersebut sebenarnya telah berjalan di Surabaya dan Tulungagung, namun tidak dijadikan program lanjutan oleh rivalnya.

“Tak hanya itu, bahkan ketika ditanya soal kemiskinan paslon lain justru menjawab  hanya kapasitasnya hanya wakil,  itu wewenang gubernur. Ini kan akhirnya prestasi lebih banyak di gubernurnya, dan secara otomatis masyarakat sudah diberikan konfirmasi sendiri oleh paslon lain bahwa  tidak bisa mengklaim semua prestasi dari Jawa timur ini adalah prestasi bersama,” katanya.

Emil yang baru saja mendapatkan penghargaan ‘Indonesia Visionary Leader kategori Best in Unlocking Local Potentiality’ ini menjelaskan bahwa masih ada ruang yang serius dan harus dibenahi agar ke depannya persoalan seperti kemiskinan pedesaan, partisipasi sekolah yang relatif rendah terutama untuk perempuan, dan infrastruktur dasar, dapat teratasi.

“Di sini diperlukan percepatan yang harus dilakukan dan harus menjadi solusi yang membangun pemberdayaan masyarakat,” ungkap Emil.

 

Sumber : Emil Dardak: Pemilih Melihat Rekam Jejak, Bukan Sekadar Program
Emil Dardak: Pemilih Melihat Rekam Jejak, Bukan Sekadar Program
Jitunews

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here