Tuesday, October 26, 2021
Home Nasional Enam Perwakilan DPR dan Dua dari Pemerintah Bersaksi Soal e-KTP

Enam Perwakilan DPR dan Dua dari Pemerintah Bersaksi Soal e-KTP

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengkonfirmasi bahwa dirinya siap bersaksi dalam sidang keempat kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Maret 2017.

“Ya, saya tunggu saja apa pertanyaannya, nanti kita jawab,” ujar Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Semarang, Jawa Tengah.

Sedikitnya tujuh saksi termasuk Miryam S Haryani dan tiga penyidik akan didudukan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persidangan hari ini. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

 

“Ada enam saksi baru yang akan dihadirkan,” ujar Febri kepada media, Rabu (29/3).

Keenam saksi yang dimaksud ialah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang akan diminta keterangannya selaku mantan Wakil Ketua Komisi II DPR saat proyek e-KTP itu bergulir.

Selanjutnya ada Anggota Fraksi Partai Demokrat Khatibul Umam Wiranu yang mana namanya masuk dalam surat dakwaan serta diduga menerima jatah anggaran e-KTP sebesar 400.000 dollar AS.

Selain kedua nama tersebut Agun Gunandjar Sudarsa juga bakal dihadirkan persidangan sebagai saksi. Anggota Fraksi Partai Golkar itu dalam surat dakwaan menerima 1,047 juta dollar AS. Nama selanjutnya yang akan dihadirkan adalah Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Mohammad Jafar Hafsah yang disebut surat dakwaan menerima 100.000 dollar AS.

Jika empat nama di atas berprofesi sebagai anggota wakil rakyat, maka dua nama selanjutnya yang bakal dihadirkan dalam sidang korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2 triliun berasal dari kalangan pemerintahan.

Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri yang juga merupakan PNS aktif Dian Hasanah bakal dihadirkan pada persidangan kali ini. Sebagai catatan, Dian sempat tak hadir pada pemanggilan persidangan sebelumnya lantaran sakit.

Nama terakhir yang bakal dihadirkan jaksa KPK dalam persidangan adalah GUbernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. Pemanggilan ini adalah yang kedua, setelah dilakukan penjadwalan ulang.Dalam persidangan sebelumnya, Agus tidak dapat hadir karena saat itu Agus harus memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.

Selain pemeriksaan keenam saksi tersebut, jaksa KPK akan menghadirkan kembali politisi Partai Hanura, Miryam S Haryani, serta tiga orang penyidik KPK.

@jitunews http://www.jitunews.com/read/55897/enam-perwakilan-dpr-dan-dua-dari-pemerintah-bersaksi-soal-e-ktp#ixzz4cmWNqX8x

Most Popular

Recent Comments