Fadli Zon Klarifikasi ke Bawaslu, Hadir Munajat 212 Bukan Kampanye

0
68

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku sudah memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait kehadirannya di aksi Munajat 212 beberapa waktu lalu. Panggilan itu dipenuhi Fadli pada Senin (18/3) di Kantor Bawaslu DKI Jakarta.

Menurut Fadli kehadirannya di Bawaslu hanya untuk memberikan klarifikasi. Serta menegaskan kehadirannya di Munajat 212 sebagai Wakil Ketua DPR.

“Enggak ada masalah ya, kemarin saya diundang oleh Bawaslu untuk klarifikasi saja kehadiran di Munajat 212, saya hadir sebagai Wakil Ketua DPR ya sudah enggak ada yang lain-lain dan enggak ada kampanye juga, hanya klarifikasi saja saya hadir karena tanggungjawab saja,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3).

Selain Fadli, Bawaslu juga menanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Neno Warisman. Namun Neno tak hadir dalam pemeriksaan itu. Fadli tidak bisa memastikan alasan Neno tak hadir dalam pemeriksaan itu. Dia menduga Neno tidak hadir karena masalah waktu.

“Mungkin klarifikasi saja, mungkin ada kesibukan waktu itu, saya juga dipanggil atau diundang pas saya lagi di luar negeri, tiga kali undangan tiga kalinya berdekatan saya diluar begitu saya pulang saya hadiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI Abhan meminta Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Neno Warisman bisa hadir untuk mengklarifikasi terkait acara Munajat 212. Diketahui kasus ini ditangani langsung oleh Bawaslu Provinsi DKI terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

“Harapan kami beliau yang diundang untuk bisa hadir dan memberikan proses klarifikasi, klarifikasi itu proses transparan biar jelas semua duduk persoalannya,” kata Abhan usai rilis survei SMRC di JakartaPusat, Minggu (10/3). [noe]

 

Sumber : Merdeka.com