Wednesday, August 4, 2021
Home Nasional FUIB Demo Desak Tjahjo Kumolo dan Iriawan Dicopot dari Jabatannya

FUIB Demo Desak Tjahjo Kumolo dan Iriawan Dicopot dari Jabatannya

Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) meminta Presiden Joko Widodo mencopot Tjahjo Kumolo dari jabatannya sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) karena telah melantik Komjen M Iriawan sebagai penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

“Kami melakukan penolakan terhadap pelantikan Gubernur Jawa Barat Komjen Pol Iriawan di mana kami menilai bahwa pelantikan yang dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo sangat melanggar UU yang ada, di mana Tjahjo Kumolo melanggar UU Kepolisian Nomor 2 tahun 2002 terkait pejabat polisi yang bisa menjadi Pj Gubernur adalah polisi yang sudah dinonaktifkan dan sudah dipensiunkan,” kata Ketua Umum FUIB, Rahmat Himrar, Jakarta Selatan, Selasa (19/6).

Menurutnya, Iriawan tidak tepat menjadi Pj Gubernur Jabar karena masih menjabat sebagai Polri aktif.

“Artinya akan ada, ke Presidennya langsung dan dia ke Kapolri jadi ada dua kekuasaan yang bayang-bayangin Pj Gubernur tersebut, sehingga terkesan kinerja Pj Gubernur tidak bisa mengimbangi apa yang harus dikerjakan. Karena bakal banyak yang akan menekan banyak dari instansi dia sebagai Polri maupun pemerintahan atau Presiden. Jadi stabilitas pimpinan di Jabar itu nggak bakal stabil lagi jika dipimpin oleh kepolisian karena mereka memiliki dua fungsi kekuasaan,” terangnya.

Menurut Rahmat, jabatan Iriawan sebagai Pj Gubernur dapat mempengaruhi netralitas Pilkada Jabar yang digelar 27 Juni mendatang.

“(Kecurangan pilkada) sangat rentan karena kita lihat gimana pemerintahan saat ini sangat rentan, kenapa? Karena pengaruh Pj Gubernurnya, kita lihat dari institusi Polri, sementara Polri sendiri itu wewenangnya ada di tangan Presiden di mana dia harus patuh kepada aturan atau arahan dari Presiden dan jika itu tidak diikuti maka akan berdampak pada institusi itu. Makanya Pj Gubernur mau nggak mau harus jalankan aturan atau perintah yang disepakati pimpinannya, itu yang saya khawatirkan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi dan dukungan partai yang berencana mengajukan hak angket terkait pelantikan tersebut.

“Makanya kita sangat apresiasi dari Gerindra maupun kawan-kawan DPR RI yang akan lakukan hak angket terkait hal ini, kita sangat dukung. Kalau perlu secepatnya melakukan hak angket biar Iriawan dicopot lagi dari Pj Gubernur,” tuturnya.

Tidak hanya mendesak Iriawan dicopot dari jabatannya sebagai Pj Gubernur Jabar, Rahmat juga meminta Mendagri Tjahjo Kumolo juga dicopot.

Sebab, menurutnya Tjahjo telah melanggar UU.

Rahmat mengatakan, pihaknya akan menggelar demo di depan Istana Negara dan di depan Kantor Kemendagri, pada Jumat (22/6).

“Ya jadi kita mendesak Presiden, Jumat besok kita akan lakukan konsolidasi nasional kepada seluruh BEM dan UKP dan LSM yang ada di Indonesia untuk melakukan aksi demo yang akan dilaksanakan di 2 tempat yaitu di Istana Negara dan di Kemendagri,” ucap Rahmat.

 

Sumber : FUIB Demo Desak Tjahjo Kumolo dan Iriawan Dicopot dari Jabatannya
FUIB Demo Desak Tjahjo Kumolo dan Iriawan Dicopot dari Jabatannya
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments