Wednesday, October 27, 2021
Home Nasional Gatot Nyapres, Pengamat Militer: Terlalu Dini

Gatot Nyapres, Pengamat Militer: Terlalu Dini

Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo isyaratkan maju capres dalam Pilpres 2019. Namun, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menilai terlalu dini jika Gatot maju capres. Dia mengatakan hal itu bisa menjadi ancaman mengingat elektabilitas Gatot yang cenderung lemah.

“Secara normatif, itu hak dia kan? Lagipula hingga hari ini kita belum tahu Pak Gatot Nurmantyo ini akan berangkat dari partai mana. Kecuali ya, dia jadi cawapres untuk Jokowi. Adanya parpol pengusung menjadi kurang penting. Dari sisi elektabilitas kupikir saat ini masih terlalu dini untuk dianggap ancaman,” kata Khairul pada hari Kamis (15/3).

Khairul kemudian memberi perhatian terhadap latar belakang Gatot sebagai seorang militer. Ia berharap agar ke depan, jika rencana politik Gatot terpenuhi, para pihak yang terlibat khususnya partai-partai politik tidak menajamkan dikotomi militer dan sipil.

Pasalnya, tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa Indonesia ke depan, dikatakan oleh Khairul, adalah tantangan yang bersifat non-militer. Nah, figur berlatar belakang militer dalam kepemimpinan negara Indonesia dinilai tidak memiliki makna yang signifikan.

“Sementara itu, kalau kita lihat dari faktor ancaman dan tantangan yang dihadapi negara ini ke depan, di mana yang akan dihadapi lebih banyak bersifat nirmiliter (non-militer). Kepemimpinan militer tak punya makna yang signifikan,” ujarnya.

 

Sumber : Gatot Nyapres, Pengamat Militer: Terlalu Dini
Gatot Nyapres, Pengamat Militer: Terlalu Dini
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments