Friday, September 24, 2021
Home Nasional Genjot Produksi Benih untuk Budidaya, KKP Kembangkan Benih Rajungan Secara Massal

Genjot Produksi Benih untuk Budidaya, KKP Kembangkan Benih Rajungan Secara Massal

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, mengatakan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil mengembangkan benih rajungan secara massal. Keberhasilan ini menurutnya merupakan jawaban atas kekhawatiran maraknya kegiatan eksploitasi rajungan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

“Intinya, perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan nilai ekonomi dapat dilakukan secara simultan melalui peran teknologi perikanan budidaya,” kata Slamet di Jakarta, Senin (12/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa hingga saat ini Ditjen Perikanan Budidaya selalu konsisten melakukan kegiatan restocking rajungan di perairan yang telah over eksploitasi. Slamet mengatakan, untuk menjaga kelestarian komoditas jenis ini, pihaknya telah memasukkan kegiatan restocking sebagai program prioritas ke depan.

“Restocking merupakan program prioritas, sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi dan menjaga keragaman hayati sumber daya perikanan di Indonesia,” lanjutnya.

Seperti diketahui, sampai saat ini Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar Sulawesi Selatan, yang berada di bawah ruang lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP,sepanjang tahun 2017 ini telah mengembangkan 800.000 ekor benih rajungan.

Sebelumnya, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara juga telah melakukan kegiatan sejenis yaitu restocking benih rajungan sebanyak 200.000 ekor di tiga titik yaitu Perairan Pulau Panjang dan kawasan perairan Jepara. Kegiatan ini diprakarsai oleh 2 perusahaan yang bergerak di bidang usaha rajungan yakni PT. Kemilau Bintang Timur Cirebon dan Harbor Seafood USA.

Sumber : Genjot Produksi Benih untuk Budidaya, KKP Kembangkan Benih Rajungan Secara Massal
Genjot Produksi Benih untuk Budidaya, KKP Kembangkan Benih Rajungan Secara Massal
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments