Saturday, July 31, 2021
Home Nasional Gerindra Bela Fadli Zon Soal Tantangan Ngabalin: Pemerintah Nggak Usah Lebay Kalau...

Gerindra Bela Fadli Zon Soal Tantangan Ngabalin: Pemerintah Nggak Usah Lebay Kalau Dikritik Masih Ada Macet

Ketua DPR  Fadli Zon menyebut pemerintah gagal mengatasi prsoalan mudik 2018 ini. Pasalnya, kata Fadli kemacetan parah terjadi di setiap jalur mudik.

Menanggapi kritikan tersebut, pihak Istana Kepresidenan menantang Wakil Fadli Zon untuk menunjukkan data yang mendukung pernyataannya terkait gagalnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatasi persoalan mudik.

Anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade membela Fadli dengan membeberkan data-data kemacetan di jalur mudik.

Data kemacetan tersebut, didapatkan dari pengalaman pribadi salah satu keluarganya yang melakukan mudik melalui jalur darat dari Jakarta-Ngawi-Jakarta. Kemacetan, kata Andre, terus dijumpai sepanjang perjalanan.

“Menjawab pernyataan Bang Ngabalin (Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin) yang menantang Bang Fadli memberikan data kemacetan, ini saya sampaikan pengalaman adik sepupu saya yang mengalami macet di saat mudik,” kata Andre pada hari Kamis (21/6).

Tak hanya itu, lewat jalur Selatan, tepatnya dari Bandung hingga Ciamis, Andre mengatakan tidak ada perubahan dari tahun-tahun sebelumnya terkait persoalan infrastruktur.

Di jalur tersebut, dia menyebut penerangan minim, dan sempitnya jalan masih mewarnai perjalanan mudik keluarganya tersebut.

“Dan nggak ada akses tol sama sekali dari Ciamis sampai Jogja. Semua lewat jalur N3. Dari zaman Soeharto sampai Jokowi tidak ada perubahan signifikan di jalur Nagreg, Ciawi, Pasar Gentong,” ujarnya.

Kemacetan, kata Andre, juga ditemui keluarganya, di sepanjang jalan Ajibarang-Purwokerto. Andre menyebut kemacetan di jalur itu telah menjadi problem menahun yang sampai sekarang belum ada solusinya.

“Jadi kemacetan itu masih ada. Nggak usah pemerintah terlalu lebay kalau dikritik bahwa masih ada macet,” ucapnya.

Andre menyebut saat arus balik pada H+1 lebaran, dari Ngawi menuju Solo. Namun, meski lancar di sana ada crossing jalan di Tol Ngawi-Kertosono yang dapat menimbulkan bahaya bagi para pemudik.

Crossing jalan tersebut, disebabkan belum selesainya overpass atau jembatan pada tol tersebut.

“Perjalanan 2 jam (lancar) tapi bahaya sekali, karena ada crossing jalan yang setiap saat orang bisa menyebrang,” kata Andre.

Sementara, memasuki perjalanan dari Solo menuju Semarang, kemacetan yang cukup panjang menghadang perjalanan. Andre mengatakan, keluarganya harus menempuh perjalanan selama 7 jam dari Solo ke Semarang.

“Berangkat jam 16.00 WIB sampai Semarang jam 23.00 WIB. Tidak ada akses tol dibuka sama sekali. Jadi harus pakai Boyolali-Salatiga. Jalanan kecil, menanjak, polisi sedikit. Padahal jalur sebaliknya dibuka untuk tol. Baru ada tol di Salatiga ke Semarang (lancar),” ungkapnya.

Dari Semarang menuju Jakarta, pada tanggal 17 Juni 2018, semua akses tol dari Batang, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Brebes Barat, kata Andre, ditutup. Semua mobil harus lewat outer ring road dan tol dibuka di Brebes Timur.

“Total perjalanan dari jam 16.00 WIB sampai Jakarta jam 7.30 WIB. Normal Jakarta-Semarang 8 jam tapi kenyataannya hampir 16 jam. Sepanjang jalan polisi cuma ada di perempatan besar. Di tol nggak polisi yang aktif. Dan semua rest area full dan orang parkir sepanjang bahu jalan,” beber Andre menceritakan pengalaman keluarganya itu.

Andre mengatakan, kritik yang dilontarkan pihaknya bukanlah kritik yang tidak berbasis data. Dia menilai pernyataan Ngabalin saat menanggapi kritik yang dilontarkan oposisi berlebihan.

“Jadi pernyataan Ngabalin itu lebay dan asbun. Kritik ini kan masukan agar ke depan jauh lebih baik,” ujarnya.

 

Sumber : Gerindra Bela Fadli Zon Soal Tantangan Ngabalin: Pemerintah Nggak Usah Lebay Kalau Dikritik Masih Ada Macet
Gerindra Bela Fadli Zon Soal Tantangan Ngabalin: Pemerintah Nggak Usah Lebay Kalau Dikritik Masih Ada Macet
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments