Saturday, January 29, 2022
Home Nasional Gerindra Masyarakat Belum Siap Menerima Perbedaan

Gerindra Masyarakat Belum Siap Menerima Perbedaan

Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi soal dipecatnya guru karena memilih Ridwan Kamil yang tidak sesuai dengan kehendak yayasan.

Menurut Muzani, masyarakat belum siap menghadapi perbedaan. Meskipun demokrasi menghendaki adanya perbedaan, tetapi masyarakt belum siap menghadapi.

“Pola pemikiran kita di masyarakat kan bervariatif. Karena itu kesadaran bahwa demokrasi itu memungkinkan adanya perbedaan, memungkinkan adanya pandangan, saya kira itu harus disebarkan sehingga kita terbiasa berbeda, tapi sesungguhnya kita itu bersahabat, bersatu,” ucap Muzani di kediamannya di Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (1/7).

“Jadi itu adalah efek dari sebuah ketidaksiapan dari masyarakat kita dalam perbedaan dan itu terjadi di mana-mana,” lanjutnya.

Gerindra tentu tidak setuju dengan pemecatan guru tersebut, apalagi pemecatan dilakukan melalui pesan WhatsApp.

“Tidak sepakat kepada pihak sekolah yang memecat guru lewat WA juga,” ujarnya.

“Pokoknya pendewasaan itu harus dilakukan kepada setiap masyarakat supaya kita itu lebih dewasa. Tapi yang kedua kita juga harus menyesuaikan. Kalau kita masuk kandang kambing ya kambing, kandang kerbau ya kerbau, kandang ayam ya ayam. Jangan kita merasa kerbau tapi masuknya kandang ayam. Itu supaya jangan mentang demokrasi itu perbedaan, kita gk bisa menyesuaikan diri. Supaya harmoni itu terjadi,” terang Muzani.

Diketahui, guru SDIT Darul Maza, Robiatul Adawiyah dipecat Yayasan Daarunnajaat di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat karena memilih Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Namun, pada akhirnya pemecatan tersebut tidak terjadi dan pihak yayasan sudah meminta maaf.

 

Sumber : Gerindra: Masyarakat Belum Siap Menerima Perbedaan
Gerindra: Masyarakat Belum Siap Menerima Perbedaan
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments