Saturday, October 16, 2021
Home Nasional Go-Jek dan Taksi Konvensional Bentrok Lagi, Balai Kota Solo Dipenuhi Demonstran

Go-Jek dan Taksi Konvensional Bentrok Lagi, Balai Kota Solo Dipenuhi Demonstran

Bentrok pengemudi Go-Jek dengan pengemudi transportasi konvensional terjadi lagi di Solo, Rabu (15/3/2017).

Kanit Dalmas Sabhara Polresta Surakarta, AKP Suyono, menjelaskan asal mula terjadinya perkelahian yang sudah sekian kalinya terjadi di kota Bengawan ini. Kejadian bermula dari protes para pengemudi taksi konvensional yang merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak Dishub.

“Taksi yang parkir di citywalk digembok (oleh Dishub), tapi ojek online tidak,” kata Suyono, seperti diwartakan detikcom.

 

Pengemudi taksi yang geram kemudian memutuskan untuk melakukan unjuk rasa di Balai Kota. Para pengemudi taksi bersama pengemudi ojek konvensional pun mendatangi Balai Kota untuk menyampaikan aspirasinya. Pada saat yang sama, para pengemudi Go-Jek ternyata sedang bergerombol tidak jauh dari lokasi unjuk rasa.

Tensi yang sedang panas pun berbuah fatal. Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Pihak kepolisian dibantu Satpol PP dan juga petugas keamanan sekitar berusaha melerai pertikaian. Para demonstran dipersilakan masuk ke area Balai Kota, sedangkan para pengemudi Go-Jek diminta untuk segera meninggalkan TKP. Pintu gerbang Balai Kota kemudian ditutup untuk menghindari kemungkinan adanya bentrokan susulan.

Sebelumnya, pertikaian antara pengemudi Go-Jek dan para pengemudi online telah sering terjadi. Tidak hanya di Solo, di beberapa kota lain pun, telah ada semacam kesepakatan tidak tertulis bahwa pengemudi Go-Jek memang tidak diperbolehkan berada di tempat-tempat umum seperti stasiun dan terminal dalam jarak dan radius tertentu.

@jitunews http://www.jitunews.com/read/54952/go-jek-dan-taksi-konvensional-bentrok-lagi-balai-kota-solo-dipenuhi-demonstran#ixzz4bNwKrfcW

Most Popular

Recent Comments