Hari ini uji coba perluasan ganjil genap dilakukan hingga 1 Agustus 2018

0
432

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Dirlantas Polda Metro Jaya akan kembali menggelar uji coba rekayasa lalu lintas untuk kebutuhan kelancaran Asian Games 2018. Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menuturkan, pihaknya juga sudah menyiapkan diri untuk melakukan sosialiasasi kepada masyarakat.

“30 spanduk imbauan kita siapkan, hari pertama kita siapkan petugas untuk sosialisasi, bukan law enforcement. Jadi kita siapkan flyer,” ujar Sigit saat dihubungi di Jakarta, Minggu (1/7).

Dia mengatakan, uji coba yang akan dimulai pada Senin (2/7) besok dilakukan untuk mengetahui waktu tempuh antara Wisma Atlet menuju venue Asian Games.

Menurut Sigit, rute akan dimulai dari Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Kemudian, kata dia, kendaraan akan menuju Wisma Atlet dan menuju masing-masing venue.

“Nanti uji cobanya dengan jumlah armada yang lebih banyak, jadi 8 armada. Nanti kan uji cobanya dari Terminal 2 dan 3 ke Wisma Atlet. Dari Wisma Atlet dipecah ke rute-rute itu,” tuturnya.

Sigit memaparkan, uji coba akan difokuskan untuk menuju venue golf di Pondok Indah, venue Pecak Silat di TMII, dan Venue Handball di Cibubur. Alasannya, ketiga venue ini belum memenuhi syarat dari Organizing Committee of Asia (OCA), yakni 34 menit.

“Saya sih ngikutin teman-teman Kepolisian seperti apa, nah yang concern yang tiga titik ini sih sepertinya. Karena yang lain itu dengan kondisi rekayasa lalin yang didesain waktu tanggal 20 Mei itu kan sudah selesai,” papar dia.

Kala itu, lanjut Sigit, waktu tempuh dari Wisma Atlet menuju Venue Pecak Silat TMII selama 38 menit dan dari Wisma Atlet ke POPKI Cibubur selama 45 menit. Sedangkan waktu tempuh dari Wisma Atlet menuju Venue Golf di Pondok Indah selama 48 menit.

Sigit menuturkan, dengan diperluasnya kebijakan ganjil genap dapat memangkas waktu tempuh. “Bisa dioptimalkan hingga 15-20 persen lah dengan perluasan ganjil genap. Kita start Dan kemarin itu kan belum ada rekayasa lalin apa pun,” tegas Sigit.

Untuk diketahui, menjelang Asian Games 2018, Dishub DKI Jakarta akan menerapkan perluasan kebijakan ganjil genap di jalan arteri Jakarta. Semula, hanya di Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, kini diperluas hingga Jalan Benyamin Sueb, Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Metro Pondok Indah.

“Kebijakan ganjil genap ini diperuntukkan bagi kendaraan pribadi dan berlaku setiap hari Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah.

Selain di Jalan Arteri, perluasan ganjil-genap juga diberlakukan di pintu tol, yaitu penambahan di Pintu Tol Tambun dari semula hanya Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Jalan Tol Jakarta Cikampek) serta penambahan di Pintu Tol Dawuan dari semula hanya Pintu Tol Cibubur (Jalan Tol Jagorawi).

Uji coba perluasan ganjil genap di Jalan Arteri akan dimulai pada 2 Juli hingga 31 Juli 2018. “Sedangkan pemberlakuan perluasan Ganjil Genap mulai tanggal 1 Agustus 2018,” katanya.

Andri menyebut ada beberapa kendaraan yang mendapat pengecualian di kebijakan ganjil-genap. Di antaranya kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.

 

 

 

Sumber : merdeka.com