Tuesday, October 19, 2021
Home Jitu News Hari Kartini, Okky: Faktanya Perempuan Belum 'Merdeka'

Hari Kartini, Okky: Faktanya Perempuan Belum ‘Merdeka’

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati menyatakan bahwa perkembangan emansipasi perempuan di Indonesia terus mengalami kemajuan. Hanya saja, tak bisa dipungkiri bahwa persoalan emansipasi perempuan masih menjadi masalah serius secara nasional.

Untuk itu, bertepatan dengan Hari Kartini 21 April 2017 Okky mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dapat melakukan kerjasama secara konkret dengan kementerian atau lembaga lainnya khususnya menyikapi persoalan yang muncul dari kalangan perempuan.

“Isu perempuan yang memang menjadi leading sector kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak semestinya dapat melakukan kerjasama secara konkret dengan kementerian atau lembaga lainnya khususnya menyikapi persoalan yang muncul dari kalangan perempuan seperti persoalan kesehatan, ekonomi, fasilitas layanan publik hingga akses pekerjaan. Oleh karenanya saya mendesak kementerian dan lembaga agar membuat kebijakan yang berprespektif perempuan yang sifatnya bukan sekadar pelengkap,” sebut Okky dalam sebuah keterangan media yang diterima Jitunews.com, Jumat (21/4).

“Perkembangan emansipasi perempuan di Indonesia secara umum telah mengalami kemajuan, khususnya di bidang sosial, politik, ekonomi dan keluarga. Meski secara nasional, persoalan emansipasi perempuan masih menjadi masalah serius. Tidak sedikit perempuan belum “merdeka” dari struktur sosial, politik, dan ekonomi. Beberapa indikator yang tampak seperti masih banyaknya perempuan yang menikah di usia dini dengan angka 48 per 1.000. Padahal target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2016 perempuan usia dini yang memiliki anak sebesar 38 per 1.000,” ucap Okky melanjutkan.

Implikasi nyata dari perempuan yang belum merdeka tersebut memberi dampak konkret di antaranya persoalan gizi buruk bagi anak Indonesia. Laporan Global Nutrition pada tahun 2016 Indonesia berada di rangking 108 dunia atau di atas Laos (124) dan Timor Leste (132). Angka ini jauh di bawah negara-negara tetangga di ASEAN seperti Thailanda (46) Malaysia (47), Vietnam (55), Brunei (55), Philipina (88), bahkan Kamboja (95).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai, isu emanansipasi perempuan saat ini masih terkonsentrasi di wilayah kota-kota.

“Namun tidak terjadi di daerah, desa dan pelosok wilayah nusantara. Praktik human traficking menjadi indikator nyata persoalan emansipiasi perempuan masih menjadi persoalan yang sangat serius di daerah-daerah. Pelibatan kalangan masyarakat sipil seperti organisasi perempuan yang memiliki struktur hingga desa dapat lebih dikonkretkan lagi oleh pemerintah dengan membuat pemetaan daerah mana saja yang berkategori “lampu merah” dan “lampu kuning” khususnya dalam persoalan perempuan,” kata Okky.

Isu perempuan yang memang menjadi leading sector kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak semestinya dapat melakukan kerjasama secara konkret dengan kementerian atau lembaga lainnya khususnya menyikapi persoalan yang muncul dari kalangan perempuan seperti persoalan kesehatan, ekonomi, fasilitas layanan publik hingga akses pekerjaan. Oleh karenanya saya mendesak kementerian dan lembaga agar membuat kebijakan yang berprespektif perempuan yang sifatnya bukan sekadar pelengkap.

Presiden Jokowi semestinya dapat memberi perhatian yang serius soal ini dengan menekankan kepada para menterinya agar membuat kebijakan yang bervisi penguatan perempuan. Meski juga patut diapresiasi Presiden Jokowi yang menempatkan 8 menteri dari kalangan perempuan lebih banyak dibanding pemerintahan sebelumnya.

“Khusus di DKI Jakarta, dengan Gubernur-Wagub baru yang terpilih agar mengkoretkan program kerja yang dijanjikan seperti OKE OCE yang harus memberi porsi khusus untuk perempuan Jakarta. Akses permodalan serta peningkatan sektor UKM di ibu kota dapat menjadi pintu masuk untuk membereskan persoalan yang muncul di sektor perempuan dan anak di ibu kota,” ucap Okky mengakhiri.

@jitunews http://jitunews.com/read/57237/hari-kartini-okky-faktanya-perempuan-belum-merdeka#ixzz4er3yozAL

Most Popular

Recent Comments