Hasil Rapid Test : 300 Siswa Polisi di Sukabumi Positif Corona, Argo Yuwono Minta Masyarakat Tidak Resah

0
108

Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi, Rabu (1/4)/ist

Sukabumi, Harmoni Media –– Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, meminta masyarakat yang tinggal di sekitar area Setukpa tidak resah dan khawatir karena pihaknya sudah melakukan langkah sesuai protokol kesehatan penanganan dan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Masyarakat sekitar Setukpa tidak perlu khawatir. Dari 300 siswa itu sudah dilakukan langkah-langkah kedokteran sudah kita lakukan. Langkah psikologi juga sudah kita lakukan. Semua dalam kondisi baik dengan situasi baik pula,” jelas Argo Yuwono, dihadapan awak media di Setukpa, Rabu (1/4).

Terkait tentang kabar Siswa Setukpa Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi yang dinyatakan positif Covid-19, Argo Yuwono menjelaskan, bahwa memang kabar tersebut berawal dari adanya satu orang siswa yang Demam Berdarah.

“Yang kemudian karena kita rontgen ada berkabut, hasilnya kita rujuk ke RS Kramat Djati. Kemudian bertambah ada delapan orang siswa merasa demam. Kita lakukan rontgen dan berkabut juga. Delapan itu kita rujuk ke RS Kramat Djati Polri. Ini ada sembilan orang, kemudian yang dua orang kita kirim ke RS Bhayangkara di Brimob perawatannya,” lanjut Argo.

Ditambahkan Argo, sesuai perintah Kapolri, sehubungan dengan adanya pemberitaan siswa Setukpa terjangkit atau positif Corona tersebut maka langsung diadakan pengecekan ke lokasi.

“Makanya kita langsung cek ke sini. Ada Ka SDM Polri dan Karo Psikologi dengan juga Kepala Setukpa. Jadi kita langsung mengecek, mengawasi, melihat, kita memberikan beberapa arahan-arahan berkaitan dengan siswa tersebut,” kata Argo.

Argo mengungkapkan 1.550 siswa yang ada di Setukpa menjalani rapid test beberapa hari lalu. Dari jumlah tersebut, 300 siswa dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil rapid test.

“Saat ini 300 siswa yang dinyatakan positif usai rapid test tersebut ada di Setukpa, kemudian 1.250 siswa lainnya itu cuti. Dari 300 ini sudah dilakukan langkah oleh Setukpa, Pusdokes Polri, SDM Polri, dan Kasetukpa,” ucap Argo.

Ada beberapa langkah yang dilakukan Polri, antara lain pemberian vitamin dan isolasi mandiri. Saat ini kondisi 300 siswa tersebut dalam keadaan baik.

“Yang pertama isolasi mandiri, kedua adalah pemberian vitamin C injeksi maupun tablet. Kemudian rontgen, olahraga ringan, berjemur. Itu semua sudah kita lakukan. Secara teknis akan dijelaskan nanti oleh Kapusdokes,” pungkas Argo.(idj/idj)