Friday, May 7, 2021
Home Nasional Laporan Khusus Helikopter TNI Hilang Kontak di Papua Berisi 12 Orang dan Usai Misi...

Helikopter TNI Hilang Kontak di Papua Berisi 12 Orang dan Usai Misi Logistik

Helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 milik Penerbad TNI AD hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang ke Bandara Sentani Jayapura. Pesawat tersebut membawa 12 orang, terdiri dari 7 orang kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

“Pesawat tersebut sebelumnya melaksanakan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Beberapa pos-pos pengamanan TNI di perbatasan NKRI-PNG disebut pos udara, karena hanya dapat ditempuh dengan sarana angkut pesawat udara,” terang Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi kepada merdeka.com, Jumat (28/6).

Kepastian helikopter hilang kontak berdasarkan informasi dari Base Ops Lanud Silas Papare Sentani Jayapura, Jumat pukul 14.00 WIT.

Helikopter awalnya bertolak dari distrik Okbibab, penerbangan dilanjutkan ke Bandara Oksibil Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang dalam rangka refuel. Pada pukul 11.44 WIT, Helly MI-17 take off dari bandara Oksibil menuju Sentani. Sesuai perkiraan ekstimasi waktu seharusnya helikopter tiba pukul 13.11 WIT. Namun sampai dengan saat ini, belum ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan helikopter tersebut.

“Dilaporkan bahwa pada saat landing dari Bandara Oksibil kondisi cuaca baik dengan jarak pandang 6-7 km. Namun dari pantauan BMKG, di beberapa tempat route antara Oksibil dan Sentani berpotensi adanya cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat berubah secara cepat,” tuturnya.

Sesuai hasil komunikasi Lanud Silas Papare dengan Tower Oksibil, dilaporkan bahwa kontak terakhir dengan helikopter pada pukul 11.49 WIT (5 mnt dr T/O) dan berada di ketinggian 7800 ft, 6 NM ke utara.

“Sampai laporan ini diterima, belum didapatkan informasi tentang kedudukan pesawat tersebut. Upaya pencarian sedang dilaksanakan dengan berkoordinasi pihak Basarnas Provinsi Papua, dan mengerahkan satuan kewilayahan untuk mencari informasi keberadaan pesawat M-17,” pungkas Aidi.

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments