Saturday, May 28, 2022
Home INSPIRASI Hey Amien, Untung Lu Bukan Bapak Gue!

Hey Amien, Untung Lu Bukan Bapak Gue!

Akhir pekan ini Indonesia disuguhi sebuah insiden mengejutkan berupa postingan ‘aneh’ dari akun Twitter resmi sebuah portal berita nasional yang mengundang banyak reaksi netizen.

Kenapa saya sebut ‘aneh’? Sebab dalam cuitannya, akun Twitter @liputan6dotcom menulis satu pernyataan yang terkesan emosional terkait berita tentang Amien Rais.

Untuk lebih jelasnya, lihat gambar screenshot berikut :

 

Gambar sebelah kiri di atas merupakan cuitan akun Twitter @ferizandra yang mengaku diblokir oleh akun @liputan6dotcom lantaran meng-capture postingan yang terkesan emosional terkait berita tentang Amien Rais.

Sedangkan pada gambar sebelah kanan di atas menunjukkan akun @ferizandra me-retweet pernyataan klarifikasi dari @liputan6dotcom.

Sepertinya pihak @liputan6dotcom sudah tidak memblokir akun @ferizandra lagi. Karena jika masih diblokir, tentu saja @ferizandra tidak bisa melihat apalagi me-retweet postingan klarifikasi dari @liputan6dotcom.

Berikut adalah tweet klarifikasi selengkapnya dari @liputan6dotcom :

Pihak @liputan6dotcom mengaku jika akun Twitter mereka telah di-hack dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka pun juga meminta maaf atas insiden tersebut.

Karifikasi dari @liputan6dotcom itu kembali menuai banyak reaksi netizen. Namun saya tak akan membahasnya lebih lanjut karena artikel ini dibuat bukan untuk membahas peristiwa di atas.

Kalimat postingan ‘aneh’ dari @liputan6dotcom itu hanya sekedar mengingatkan penulis kepada JUDUL sebuah cerita inspiratif yang dulu pernah diceritakan oleh almarhum ayah penulis dan tak ada kaitannya sama sekali dengan insiden di atas.

Nah, cerita inspiratif itulah yang ingin penulis bagikan ke pembaca sekalian. Semoga cerita inspiratif ini dapat bermanfaat dan selalu membawa berkah buat kita semua. Amiin.

Hey Amien, Untung Lu Bukan Bapak Gue!

Amien, kelas 6 SD. Amien berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Bahkan cenderung kurang mampu secara ekonomi. Sedangkan teman sekelasnya, Budi adalah anak dari pengusaha kaya raya yang bergelimang harta.

Amien adalah sahabat Budi. Suatu ketika, saat sedang mereka sedang makan bersama, Budi terlihat lain dari biasanya. Ia tampak murung dan tak ceria. Amien lantas bertanya, “Hey Bud, kenapa lu?”

Kemudian Budi menceritakan apa yang sedang dirasakannya. Ternyata ia sedang rindu dengan kedua orang tuanya. Mereka terakhir bertemu 2 bulan yang lalu, itupun hanya seminggu.

Orang tua Budi adalah pengusaha yang memiliki banyak perusahaan di berbagai kota. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk berkeliling dari kota satu ke kota lainnya demi menjaga kelancaran bisnis-bisnisnya.

“Besok gue kalau jadi udah bapak, gue nggak akan ninggalin anak gue berbulan-bulan lamanya! Kagak jadi orang kaya kagak apa-apa. Yang penting gue bisa selalu nemenin anak gue,” kata Budi dengan nada kesal.

Mendengar kekesalan Budi, Amien langsung menanggapinya dengan bijaksana.

“Ya, ortu lu kan rela kerja keras gitu demi lu juga kali, Bud. Biar lu bisa hidup enak, mau apa aja bisa kebeli. Nggak kayak gue,” jawab Amien.

“Tapi kalau gue sih, misal besok udah jadi bapak, gue bakalan di rumah aja. Kagak usah kerja. Bisa main terus sama anak gue. Dan punya banyak uang yang kagak pernah bisa habis,” lanjut Amien.

Budi akhirnya dapat kembali tertawa setelah mendengar celotehan si Amien.

“Hahaha. Dasar lu! Hey Amien, untung lu bukan bapak gue! Ngimpi melulu!” kata Budi sambil menunjuk-nunjuk Amien diiringi tawa riang mereka berdua.

Pelajaran yang dapat kita petik dari cerita di atas adalah bahwa tak semua hal bisa kita miliki. Sebagai manusia, kita pasti ingin ini, ingin itu. Merasa kurang ini, kurang itu.

Tidak semuanya dapat kita miliki. Tak semuanya dapat berjalan sesuai keinginan kita. Tugas kita sebagai manusia hanyalah berusaha dan berdoa / beribadah. Selebihnya adalah urusan sang Maha Pencipta.

Apapun pemberian dari Sang Pencipta, kita wajib bersyukur. Sebab itulah yang terbaik untuk kita. Percayalah, ada hikmah dan berkah di setiap pemberian-Nya.

Rasa syukur lah yang mendatangkan kebahagiaan, bukan sebaliknya.

Itulah cerita inspiratif yang ingin saya bagikan ke pembaca sekalian. Cerita ini akan selalu menjadi pengingat dan motivasi bagi diri saya sendiri agar dapat selalu berusaha, beribadah, dan bersyukur.

Semoga artikel ini juga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Sumber : Hey Amien, Untung Lu Bukan Bapak Gue!
Hey Amien, Untung Lu Bukan Bapak Gue!
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments