Saturday, October 16, 2021
Home Nasional HIPMI: Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan dan Komitmen Pemerintah

HIPMI: Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan dan Komitmen Pemerintah

Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Bidang BUMN, Ian Dafy Fachri, mengaku prihatin dengan kondisi Garuda Indonesia yang kian susut.

Ia pun lantas menyebut perlu adanya terobosan dan komitmen pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia.

“Pandangan dari HIPMI kita prihatin dengan kondisi Garuda Indonesia saat ini. Padahal dari segi pelayanan dan rute penerbangan sudah lebih baik. Ke depannya perlu terobosan baru dan komitmen pemerintah untuk menyelamatkan Garuda,” tutur Ian dalam keterangan resminya kepada Jitunews.com, Sabtu (17/6).

 

Dari segi pelayanan juga, kata Ian, dulu Garuda Indonesia terkenal dengan brand delay, namun sekarang sudah tidak seperti itu lagi. Pelayanan terhadap konsumen juga sudah lebih baik. Berkali-kali mengalami krisis dan hampir bangkrut, Ian berharap direktur Garuda Indonesia pada saat ini bisa melakukan terobosan dan lebih tangguh.

“Kita prihatin kalau misalnya Garuda Indonesia bisa sampai krisis lagi bahkan hampir bangkrut. Jadi mestinya kita berharap supaya dirut baru yang notabene nya  adalah mantan bankir bisa membangkitkan kembali ekonomi Garuda Indonesia, dan melakukan terobosan untuk menyelamatkan Garuda,” jelas Ian.

Dirinya meyakini Garuda Indonesia bisa bangkit kembali jika dalam jajaran direksi diisi oleh orang-orang profesional yang tidak memiliki intrik, atau kepentingan politik.

“Ada politik interest boleh saja, tapi jangan jadi prioritas nanti kepentingannya jadi beda lagi. Memang dibutuhkan orang- orang profesional yang tidak punya intrik, dan fokus membangun perusahaan,” tegasnya.

 

Sumber : HIPMI: Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan dan Komitmen Pemerintah
HIPMI: Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan dan Komitmen Pemerintah
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments