HTI Resmi Dibubarkan, Uztad Felix: Penguasa Cuma Bisa Memfitnah

0
377

Hakim PTUN menolak gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) soal pembubaran organisasi massa tersebut oleh pemerintah.

Dengan demikian, Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM perihal pembubaran HTI tetap berlaku. HTI dinyatakan ormas terlarang di Indonesia.

“Menolak gugatan penguggat (HTI) untuk seluruhnya,” kata hakim ketua Tri Cahya Indra Permana saat membacakan putusan dalam sidang di PTUN, Jakarta, Senin (7/5).

Menurut majelis hakim, surat keputusan Kemenkumham yang mencabut status badan hukum HTI sudah sesuai dengan prosedur.

Perkara TUN dengan No.211/G/201/PTUN.JKT ini dipimpin oleh Hakim Ketua Tri Cahya Indra Permana SH MH, Hakim Anggota Nelvy Christin SH MH dan Roni Erry Saputro SH MH, serta Panitera Pengganti Kiswono SH MH.

HTI menggugat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Direktur Jendral Administrasi Hukum Umum.

Dalam gugatannya, HTI meminta agar SK Nomor AHU-30.A.01.08 Tahun 2017 tentang pencabutan status hukum ormas tersebut dibatalkan.

Menanggapi hal itu, pendakwah Ustad Felix Siauw pun angkat bicara.

Komentarnya terkait pembubaran HTI itu diwartakannya melalui akun instagramnya.

Berikut isi tanggapan lengkap Ustad Felix yang diunggahnya pada Minggu (6/5/2018):

Arti Hizbut Tahrir Untukku

Saya tak ambil pusing dengan anggapan orang tentang Hizbut Tahrir, bagi saya ia adalah wasilah hidayah Allah untuk mengenal Islam

Dari lisan pengemban dakwahnya saya paham konsep sempurnanya Islam, bahwa Islam itu tuntunan dunia akhirat, dari buang air kecil sampai hidup bernegara

Hizbut Tahrir mengenalkan dakwah pada saya, sabar membina saya dari nol, sampai bisa jadi salah satu dari mereka yang inginkan Islam untuk tegak, menjadi bagian pengemban dakwah Islam

Andai hari-hari ini, Hizbut Tahrir dicitrakan jelek oleh penguasa, tak pengaruh bagi saya. Sebab yang ingin Hizbut Tahrir bubar juga tak pernah memberi manfaat bagi saya, tak pernah berkontribusi dalam mendidik ummat dengan Islam yang benar

Andai Hizbut Tahrir hari ini juga ingin dihadang dengan hukum negara, itu hanya menjelaskan bahwa penguasa ini cuma bisa memfitnah ketimbang memberi bukti, itu hanya menunjukkan pada ummat, betapa mereka anti terhadap perjuangan Islam

Wajar, mereka yang selama ini getol dan vokal untuk menyerang Hizbut Tahrir, adalah mereka yang sama dengan yang pro pada penista agama, anti aksi bela Islam 411 dan 212, pro pada kaum Nabi Luth, dan selalu tunduk pada penguasa dan pengusaha

Tahun ini 2018, artinya 16 tahun sudah saya dibina di Hizbut Tahrir, lalu menginspirasi saya berkarya dalam menulis, memberi kajian, tak satupun yang saya dapat dari Hizbut Tahrir, kecuali berlandaskan dalil Al-Qur’an atau As-Sunnah

Artinya, mereka yang mempermasalahkan dakwah Hizbut Tahrir, bisa jadi alasannya bukan Islam, bisa jadi hanya ketidaksukaan, hasad, atau benci dengan dakwah itu sendiri

Tapi sekali lagi, apapun keputusan PTUN besok tentang Hizbut Tahrir, itu tidak mengubah keyakinan saya tentang ide dan dakwahnya, tidak barang sedikitpun mempengaruhi aktivitas dakwah ini

Sebab bukan penguasa yang memerintahkan dakwah, tapi Allah. Hingga tak satupun manusia yang punya wewenang hentikan dakwah Islam. Apalagi kebangkitan Islam

Belajarlah dari sejarah, api Namrud tak hentikan Ibrahim, pembantaian Fir’aun tak mematikan Musa, makar Romawi tak celakakan Isa, pun kejinya Quraisy jahiliyyah tak membendung dakwah Muhammad saw.

#HizbutTahrir

Sumber : HTI Resmi Dibubarkan, Uztad Felix: Penguasa Cuma Bisa Memfitnah
HTI Resmi Dibubarkan, Uztad Felix: Penguasa Cuma Bisa Memfitnah
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here