Monday, October 18, 2021
Home Tech ID-SIRTII sarankan tak perlu panik jika komputer terserang Petya

ID-SIRTII sarankan tak perlu panik jika komputer terserang Petya

Baru-baru ini muncul virus komputer baru bernama Petya. Cara kerjanya hampir sama dengan virus WannaCry atau WannaCrypt yang beberapa waktu lalu menyerang RS Dharmais. Namun kali ini dianggap lebih berbahaya. Pasalnya, di Ukraina, virus itu menyerang sektor kelistrikan hingga perbankan. Beruntung, virus itu tak sampai menyerang Indonesia.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC) Bidang Data Center Bisyron Wahyudi mengimbau masyarakat tidak panik jika komputernya terkena Ransomware Petya.

“Jadi intinya kalau terkena virus ini, jangan panik. Tapi begitu komputernya ada tanda-tanda semacam itu, matikan saja, kemudian filenya di-back up. Nanti diselamatkan datanya,” katanya.

Seperti dikutip dari website resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Bisyron pun menegaskan untuk tidak melakukan pembayaran sebagaimana diminta. Karena, kata dia, melakukan pembayaran pun akan percuma karena tidak ada komunikasi dengan peretas.

“Jangan sampai membayar. Membayar pun percuma karena komunikasinya tidak ada. Anda tidak akan terkirim decryptornya,” ungkapnya.

Bisyron juga menjelaskan penyebab komputer bisa terinfeksi dengan Ransomware Petya. Dijelaskannya, biasanya dari email atau dari web yang kalau diklik bisa didownload. Sehingga bilamana file itu sudah terinstal, akan seolah-olah akan terjadi check disk. Padahal, penjahat siber itu tengah melakukan enkripsi seluruh data yang ada di komputer. Alhasil, korban disuruh untuk membayar uang senilai USD 300.

“Biasanya muncul alert, biasanya kita tidak peduli, kita langsung klik yes saja sehingga terinstall virusnya,” paparnya.

Lebih lanjut Bisyron menyebut email itu biasanya berupa pengumuman atau lowongan pekerjaan. Hal itu didapatkan dari hasil analisis yang dilakukannya. Bisyron mengatakan karakteristik Petya hampir sama dengan WannaCry.

“Ini hampir sama dengan WannaCry kemarin jadi kalau sudah terkena komputer yang terinfeksi, dia bisa menyebar melalui jaringan. Jadi begitu dalam satu jaringan ada yang terkena, dia akan men-scan semua jaringan yang terbuka portnya akan diinfeksi,” tuturnya. [idc]

 

 

 

 

Sumber : https://www.merdeka.com/teknologi/id-sirtii-sarankan-tak-perlu-panik-jika-komputer-terserang-petya.html

Most Popular

Recent Comments