Thursday, September 16, 2021
Home Nasional Indonesia Darurat Narkoba, Polisi Kembali Tangkap Pengedar Ribuan Jenis Narkoba

Indonesia Darurat Narkoba, Polisi Kembali Tangkap Pengedar Ribuan Jenis Narkoba

Aparat Kepolisian kembali mengungkapkan peredaran narkoba di tiga lokasi berbeda di Jakarta Barat. Barang bukti yang diamankan di antaranya sabu 580,36 gram, ekstasi 15.915 butir, dan happy five (H5) 33.300 butir.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Roycke Harry Langie menerangkan, pengungkapan bermula dari penangkapan seorang lelaki berisial SY alias AP (36) oleh jajaran Polsek Tambora dan Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 12 Juli 2017 lalu di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Dari tersangka atas nama SY disita barang bukti 10 ribu pil ekstasi,” terang Kombes Pol Roycke kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/7).

Dari pengungkapan kasus tersebut, anggota melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan tersangka lain. Selanjutnya, pada 20 Juli 2017 sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menggerebek rumah di Perumahan Green Court Jalan Kalianda, Cengkareng, Jakarta barat.

Selain menangkap tiga pelaku, penyidik juga menyita enam paket sabu 488 gram, 3.945 pil ekstasi ungu, 346 butir pil ekstasi merah, 33.000 butir atau 3.300 lempeng Happy Five (H5) merek AAA5000, dan barang bukti satu timbangan elektrik, satu mesin pres plastik, dan satu handphone.

“Dari pengembangan kita menangkap tiga orang inisial DN (alias TJ) (30), AR (alias KI) (28), dan BG (25) dengan barang bukti yang disita tersebut berupa sabu 588 gram dan ribuan pil ekstasi,” tutur Kapolres.

Masih di hari yang sama, pada malam harinya polisi kembali menangkap AR (alias IF) di Jalan Pesing Bendungan, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sekaligus mengamankan paket sabu 15,94 gram, 1.195 butir ekstasi putih, 24 butir ekstasi tanpa logo, satu paket sabu ukuran sedang ukuran 57,64 gram serta 16,82 gram dan 9 paket sabu seberat 1,96 gram.

“Malam harinya tim dari Polres menangkap inisal AR. Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah paket sabu dan pil ekstasi yang disimpan dalam sebuah koper pakaian,” jelas Kapolres.

Lima tersangka, menurut Kombes Pol Roycke, merupakan satu jaringan dengan wilayah peredaran narkoba di Jakarta. Namun demikian, jaringan ini terkadang menyalurkan barang haram itu hingga wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Nah ini kan hasil dari penyelidikan dan pengembangan tentunya ada korelasi ada koneksitas antara jaringan yang ditangkap di Tambora dan beberapa kegiatan yang ditangkap oleh Satres Narkoba,” ujar Kombes Pol Roycke.

Dari ribuan pil ekstasi, Happy Five, dan sabu yang disita memiliki nilai yang tidak murah.

“Kalau tidak salah pil ekstasi ini mencapai Rp 500 ribu, kalau sabu antara Rp 1,5 sampai Rp 2 juta, kalau happy five sampai Rp 1,5 juta per papan,” beber Kapolres.

Pelaku terbilang cukup lama mengedarkan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, polisi sedang fokus mencari bos besar jaringan narkoba ini.

“Masih ada DPO tentunya tidak bisa kita sampaikan di sini. Peredarannya bisa sampai di jaringan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kami masih dalami,” tutup Kapolres.

Atas perbuatannya kelima pelaku terancam pasal 114, UURI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 60 sub 62 no. 5 tahun 1996 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

 
Sumber : Indonesia Darurat Narkoba, Polisi Kembali Tangkap Pengedar Ribuan Jenis Narkoba
Indonesia Darurat Narkoba, Polisi Kembali Tangkap Pengedar Ribuan Jenis Narkoba
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments