Indonesia Lockdown ? Mendadak Pemerintah Minta Semua WNI Di LN Pulang

0
23

Jakarta, Harmoni Media — Secara tiba-tiba Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) minta agar semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri untuk segera kembali ke tanah air.

Entah itu mereka sedang perjalanan bisnis atau liburan sekalipun agar segera kembali ke tanah air sebelum 20 Maret 2020, jika mereka tidak ingin terlantar di negeri orang.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menegaskan kebijakan ini diambil pemerintah bukan untuk me-Lockdown Indonesia.

“Ini spekulasi yang tidak dibenarkan,” kata Faizasyah, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (20/3).

Walau demikian Kemenlu tetap meminta para WNI tersebut agar kembali sebelum batas waktu yang ditentukan. Pasalnya mereka akan kesulitan nantinya jika tak kembali pada batas waktu 20 Maret 2020.

Untuk diketahui, sejumlah negara sudah memberlakukan Lockdown, untuk menekan angka penyebaran Virus Corona yang semakin meningkat dan merajalela.

“Karena apa yang dilakukan pemerintah dengan meminta WNI yang bepergian, bukan yang menjadi diaspora yang menetap di suatu negara, untuk menyegerakan kepulangannya, mereka akan berpotensi mengalami stranded (telantar), karena banyak negara yang menerapkan lockdown,” tutur Faizasyah.

Sementara itu para WNA yang hendak berada di Indonesia masih diperbolehkan. Akan tetapi para WNA itu harus mengurus dokumen perjalanan masing-masing di perwakilan Indonesia di negaranya.

“Kami juga tidak melarang WNA, namun mekanisme masuk ke Indonesia, ini yang kita berikan semacam penyesuaian. Dengan demikian harus melalui proses pengajuan visa kembali,” kata Faizasyah.

Dia menjelaskan, bahwa suatu keputusan yang bersifat lintas kementerian/lembaga, menyampaikan dan tanggal 20 (Maret) tersebut memastikan kesiapan infrastruktur untuk mengkomunikasikan ke kepala perwakilan negara terkait di Jakarta.

“Jika sudah memastikan kesiapan infrastruktur untuk mengkomunikasikan ke kepala perwakilan negara terkait di Jakarta, selanjutnya dikomunikasikan langkah yang akan diambil tersebut,” pungkasnya. (idj/idj)

Foto : Kemenlu.go.id