Inggris-Rusia Tegang, Puluhan Diplomat Rusia Diusir dari Inggris

0
312

Perdana Menteri Inggris, Theresa May secara resmi menegaskan Inggris telah mengusir 23 diplomat Rusia, Rabu (14/3/2018). Pengusiran itu merupakan buntut dari insiden keracunan mata-mata Rusia di Inggris. Pasca insiden keracunan itu, ketegangan hubungan Inggris dan Rusia memang meningkat tajam.

Pengusiran itu tercatat sebagai pengusiran diplomat paling besar sejak Perang Dingin. May terang-terangan mengarahkan tuduhan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, saat menggarisbawahi aksi balasan Inggris dalam pidato parlemen.

Sejumlah laporan menyebutkan, May mempublikasikan indikasi keterlibatan Rusia dalam peristiwa itu setelah hasil penyelidikan di Inggris menunjukkan bahwa Skripal terpapar racun Novichok, jenis senjata kimia yang dikembangkan oleh Rusia. Menurut May, Rusia kerap menggunakan racun itu untuk membunuh “pembangkang.”

Ke-23 diplomat Rusia itu diberi waktu sepekan untuk angkat kaki dari Inggris. Selain itu, Inggris akan menunda semua kontak tingkat tinggi dengan Rusia. May menyebutkan, pengusiran ini menjadi pengusiran terbesar dalam waktu lebih dari 30 tahun.

Atas tuduhan itu, Rusia sudah membantah terlibat dalam serangan terhadap mantan mata-mata Sergei Skripal dan putrinya Yulia yang sampai saat ini terbaring kritis di sebuah rumah sakit sejak ditemukan dalam kondisi tidak berdaya 4 Maret lalu di sudut kota Salisbury, Inggris. Pemerintah Rusia mengancam akan melakukan tindakan balasan atas segala hal yang dilakukan Inggris.

 

 

Sumber : Inggris-Rusia Tegang, Puluhan Diplomat Rusia Diusir dari Inggris
Inggris-Rusia Tegang, Puluhan Diplomat Rusia Diusir dari Inggris
Jitunews

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here