Saturday, October 16, 2021
Home Nasional Ini Paparan Lengkap Anis tentang Strategi Pembahasan Anggaran dengan DPRD DKI Jakarta

Ini Paparan Lengkap Anis tentang Strategi Pembahasan Anggaran dengan DPRD DKI Jakarta

Debat kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (12/4/2017) malam. Tampil sebagai moderator debat, presenter senior Ira Koesno.

Debat resmi yang diselenggarakan KPUD DKI Jakarta itu dihadiri oleh dua pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Pada segmen pertama, kedua pasangan calon diminta menjelaskan strateginya untuk meredam konflik antara pihak eksekutif dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta untuk satu tahun anggaran.

 

Hal itu mengingat adanya kasus di DKI Jakarta terkait pembahasan APBD DKI Jakarta yang berbuntut tegangnya hubungan antara eksekutif (Pemerintah Provinsi DKI) dengan DPRD DKI Jakarta.

Calon Gubernur Anies Baswedan mendapat kesempatan kedua, setelah Ahok, untuk memaparkan strategi pasangan Anies-Sandi dalam pembahasan anggaran bersama DPRD DKI Jakarta jika pasangan itu memenangkan Pilkada DKI Jakarta (putaran kedua) yang akan diselenggarakan pada 19 April 2017, pekan depan.

Menurut Mantan Mendikbud itu, ada tiga hal perlu dipertimbangkan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tiga hal itu antara lain, Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), aspirasi masyarakat dan yang ketiga pola komunikasi pemerintah ke DPRD dan masyarakat.

“Prinsip utama dalam menyusun APBD, nomor satu lihat RPJMD. Yang kedua, aspirasi warga yang terkait dengan periode itu. Yang ketiga di dalam proses penyusunannya, transparansi, komunikasi, saling menghormati, dan di dalam kita menegosiasikan konten dari RAPBD, kita harus bisa menunjukkan dimana letak kepentingan warga dan komunikasikan dengan warga dengan sebaik-baiknya,” terang Anies.

Anies menjelaskan, persoalan APBD sebenarnya tidak hanya berkaitan dengan persoalan kepentingan. Persoalannya, kata dia, lebih berkaitan dengan strategi mengkomunikasikan kepentingan pemerintah, baik ke DPRD, maupun ke masyarakat.

“Yang sering terjadi, sebenarnya bukan semata-mata perdebatan soal kepentingan satu dua orang. itu ada dimana-mana. Dimana-mana, di DPR manapun, di parlemen manapun, di seluruh dunia. Yang menjadi masalah adalah bagaimana pemimpin bisa merangkul. Kami, justru nanti akan mendekati DPRD dengan rasa hormat, bicarakan dengan baik-baik, tidak mengobati prinsip, dan penjaga terbaik adalah transparansi. Laporkan kepada publik, sampaikan kepada publik, tanpa merendahkan kepada siapapun,” jelas Anies.

@jitunews http://jitunews.com/read/56769/ini-paparan-lengkap-anis-tentang-strategi-pembahasan-anggaran-dengan-dprd-dki-jakarta#ixzz4e6L6pMN0

Most Popular

Recent Comments