Monday, October 25, 2021
Home Nasional Ini yang Dilakukan Imigrasi Bandung untuk Cegah Warga Gabung ISIS

Ini yang Dilakukan Imigrasi Bandung untuk Cegah Warga Gabung ISIS

Pengetatan proses pembuatan paspor menjadi salah satu cara yang dilakukan pemerintah, melalui pihak keimigrasian, untuk menangkal niat dan upaya warga bergabung dengan organisasi radikal ISIS.  Pengetatan pembuatan paspor itu juga untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus bekerja di luar negeri.

Hal itu setidaknya ditunjukkan oleh pihak keimigrasian Bandung, Jawa Barat.

“Setiap pemohon paspor kami minta lampirkan berkas tambahan seperti surat jaminan keluarga di luar negeri dan jaminan tiket kembali. Itu antara lain melindungi WNI jika terjadi sesuatu di luar sana keluarga dan negara yang repot membantunya,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Maulia Purnamawati, Jumat (10/3/2017).

Pemohon paspor, ungkapnya, harus melampirkan surat rekomendasi dari kantor kemenag kota/kabupaten. Persyaratan itu juga berlaku untuk pengajuan umroh dan haji.

“Hal itu berlaku mulai 8 Maret 2017. Kementerian Agama melalui Dirjen Haji dan Umroh, penyelenggara haji khusus dan umroh membuat surat rekomendasi kemenag kota/kab untuk lampiran,” imbuh Maulia.

 

Mulia menambahkan, selain pengetatan urusan administratif berupa pemeriksaan dokumen, pihaknya juga melakukan pengetatan saat wawancara.

“Pada saat wawancara kami bisa lakukan profiling  pemohon paspor. Kalau kami dapat kepergian mereka tidak jelas, permohonan akan ditolak,” kata Maulia.

Paspor yang tidak jelas, kata mulia, kerap ditolak untuk direkomendasikan. Namun ia tidak bisa memastikan pemohon paspor itu hendak bergabung dengan ISIS, menjadi korban TPPO, atau bekerja secara ilegal.

“Yang non prosedural sudah 47 orang kami tolak. Ada juga yang ditolak sistem sebanyak 113. Yang ditolak sistem biasanya punya data duplikasi seperti pemohon pernah punya paspor tapi tidak mengaku,” ujar Maulia.

@jitunews http://www.jitunews.com/read/54672/ini-yang-dilakukan-imigrasi-bandung-untuk-cegah-warga-gabung-isis#ixzz4bAoPB0Wz

Most Popular

Recent Comments