Friday, September 24, 2021
Home Nasional Isi rekaman ungkap cara Komisi III agar Miryam tak buka kasus e-KTP

Isi rekaman ungkap cara Komisi III agar Miryam tak buka kasus e-KTP

Jaksa penuntut umum KPK memutar video pemeriksaan Miryam S Haryani saat menjadi saksi untuk tersangka Irman dan Sugiharto. Dalam rekaman tersebut ternyata terungkap sebelum pemeriksaan, Miryam telah diberi tahu dan diminta tak mengaku oleh beberapa anggota Komisi III.

Anggota Komisi III itu adalah Desmond J Mahesa, Aziz Syamsuddin, Syarifuddin Sudding, Bambang Soesatyo, Hasrul Azwar dan Masinton Pasaribu. Menurut penyidik KPK, orang disebut itu memang kerap memanggil anggota DPR yang terlibat kasus dengan KPK.

“He-em,” jawab Miryam mengamini orang yang memanggilnya itu, Senin (14/8).

Miryam terus menceritakan kepada penyidik soal apa saja yang dibicarakan saat itu. “Ee..Desmond, Aziz yang ngomong (suara batuk)…(suara tidak jelas) gue panggil luh. Gue yang malu, Pak,” katanya.

“Kasus apa? Pak Giarto. ‘Lu kan mitra kerjanya’, katanya gitu. ‘Oh gitu ya Pak? Pinter yah? Oowh jangan pernah sebut partai, jangan pernah sebut orang’. Ya saya biasa saja, ‘Oh iya, oke ke ke’. Singkat cerita Pak, kalau kita kan kadang-kadang ketemu rapat.”

“Apalagi mereka juga anggota badan anggaran, jadi gini ‘Ini nih Hanura ini pengamanan, pengamanan’ gitu to, ngomongnya begitu ‘pengamanan pengamanan’ buat apa lagi pengamanan?.”

“Saya belum dipanggil ya pak, dipanggil aja, ‘Pak silakan kan lu belum dipanggil aja ‘Kan saya belum dipanggil’ gitu gitu. ‘gue ngasih tau dan nanti ni ya, sampai diajarin Pak, ‘Nanti Miryam, ruangannya kecil, yang nyidik nanyanya bolak-balik, terus pasti ditinggal. Trus pas itu nanti ditanya bolak-balik, gitu. Pokoknya apa yang ditanya jangan ngaku salah, jangan ngaku’.”

“Pokoknya jangan, ketemu Giarto jangan, dia ngerti kalau itu salah bang (ke penyidik).”

Namun, Miryam mengakui kalau itu sulit karena merupakan mitra kerja. “Kenapa Giarto ke rumah? Ee misalnya Pak Giantro ketemu dimana, dipanggilnya ke dimana gitu,” lanjut Miryam menceritakan saat bersama Desmond cs.

“Jangan jangan gitu. ‘Ada titipan? ‘Nggak ada titipan pokoknya, pokoknya di ujung pembicaraan tidak ada yang ngaku.”

Kepada penyidik, Miryam pun mengakui kalau ternyata Komisi III ulahnya demikian. “Dia laur biasa Pak, Komisi tiga kok saya jadi waduh kacau ini mah. Luar biasa komisi tiga, gila. Cuma ama lu (penyidik KPK) gw kasih tahu kayak gini. Dipanggil bener, bener minggu lalu,” ungkapnya.

Penyidik pun menanyakan siapa yang memanggil Miryam. “Enggak Pak, enggak ada Bamsot (Bambang Soesatyo politisi Golkar),” ucapnya

Penyidik KPK pun berterimakasih terhadap Miryam. “Lha ini yang kemudian menjadi menarik untuk kita cari tahu (Novel kepada Ambarita). Yang jelas, tadi saya sampaikan kepada Bu Yani bahwa Ibu enggak usah takut, enggak usah khawatir, saya katakan begitu,” ucapnya.

“Dan kami pada posisi ee..terima kasih sama Ibu, dan kalau ada info lebih jauh lagi, jangan ragu untuk beri tahu kita,” tutup penyidik itu. [eko]

 

 

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/isi-rekaman-ungkap-cara-komisi-iii-agar-miryam-tak-buka-kasus-e-ktp.html

Most Popular

Recent Comments